KTT ASEAN 2023 Mulai Digelar Selasa Ini di Labuan Bajo, Ini yang Akan Dilakukan Indonesia

photo author
Tim WartaPesona 4, Warta Pesona
- Selasa, 9 Mei 2023 | 06:43 WIB
Logo ASEAN Indonesia 2023, rangkaian agenda akan diawali di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (9/5/2023). (Foto: Kemenko)
Logo ASEAN Indonesia 2023, rangkaian agenda akan diawali di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (9/5/2023). (Foto: Kemenko)

WartaPesona.com - KTT ASEAN Indonesia 2023 di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur siap digelar mulai hari ini, Selasa (9/5/2023).

Sebagai Ketua ASEAN 2023, Indonesia punya misi khusus di pertemuan negara-negara Asia Tenggara di Labuan Bajo tersebut.

Apa saja misi khusus dan yang akan dilakukan oleh Indonesia di pertemuan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo?

Sebagai tuan rumah KTT ASEAN 2023, Indonesia punya misi strategis untuk memperkuat ekonomi kawasan.

Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah menggalang kerja sama pengunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan bilateral.

Baca Juga: Labuan Bajo, Sebuah Kelurahan di NTT yang Mendunia, Jadi Tempat Gelaran ASEAN 2023, Begini Riwayatnya!

Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan bilateral itulah yang disebut sebagai Local Currency Transaction (LCT).

Kepala Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan RI, Nella Sri Hendriyetti, menjelaskan begini.

Dia mengatakan, bahwa penggunaan mata uang lokal negara-negara ASEAN akan memperkuat stabilitas mata uang masing-masing.

Hal tersebut akan mengurangi ketergantungan terhadap mata uang Dolar AS.

Baca Juga: Warna dan Makna Logo ASEAN Indonesia 2023, Ada Gambar Burung Maleo Khas Sulawesi, Simak Ulasannya di Sini

"Ini akan menekan risiko ekonomi akibat volatilitas nilai tukar uang negara-negara ASEAN terhadap Dolar AS," katanya dikutip dari indonesia.go.id, Senin (8/5/2023).

Menurutnya, hal itu merupakan strategi untuk mengantisipasi dan menjaga stabilitas ekonomi ASEAN. Terlebih, di tengah tantangan global dan konflik yang terjadi di dunia.

Namun dia mengakui, bahwa negara-negara ASEAN tidak akan serta-merta bisa meninggalkan Dolar AS dalam transaksi dagang di luar Asia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X