Misteri Terbesar Sejarah Kriminal: Kisah Pembunuh Berantai Jack the Ripper dan Identitasnya yang Tetap Misteri

photo author
Tim Warta Pesona 03, Warta Pesona
- Kamis, 13 April 2023 | 11:18 WIB
Pembunuh berantai jack the ripper  (canva.com)
Pembunuh berantai jack the ripper (canva.com)

WartaPesona.com- Jack the Ripper adalah seorang pembunuh berantai yang aktif di daerah Whitechapel, London, Inggris pada akhir abad ke-19.

Ia terkenal karena kejam dan tak berperasaan dalam melakukan aksinya, serta berhasil melarikan diri dari kejaran polisi hingga kini identitasnya masih menjadi misteri.


Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Jack the Ripper dimulai pada tanggal 31 Agustus 1888, ketika seorang wanita bernama Mary Ann Nichols ditemukan tewas di jalanan Whitechapel dengan luka-luka yang mengerikan di perutnya.

Baca Juga: Memahami Aturan Penukaran Uang Lebaran: Panduan Lengkap untuk Menjaga Kebutuhan Tunai Anda Selama Liburan

Hanya dua minggu kemudian, pada tanggal 8 September 1888, seorang wanita bernama Annie Chapman ditemukan tewas di halaman belakang sebuah rumah di Hanbury Street dengan luka yang sama pada perutnya.


Saat itu, kepolisian setempat sudah mulai mencari siapa yang bertanggung jawab atas kematian kedua wanita tersebut.

Namun, kebingungan semakin bertambah ketika tiga wanita lainnya ditemukan tewas dengan kondisi yang sama pada bulan September dan November tahun yang sama. Mereka adalah Elizabeth Stride, Catherine Eddowes, dan Mary Jane Kelly.

Baca Juga: Tupperware Terancam Bangkrut, Apa Penyebabnya?


Kematian para korban Jack the Ripper selalu didahului dengan kekejaman yang mengerikan, seperti memotong perut dan organ dalam korban, serta luka-luka lain yang sangat kejam.

Polisi setempat melakukan upaya yang sangat besar untuk menangkap Jack the Ripper, dan sering kali melakukan razia pada malam hari, memeriksa setiap orang yang dicurigai, namun upaya ini tidak membuahkan hasil.


Selain itu, surat-surat ancaman yang dikirim oleh seseorang yang menyatakan dirinya sebagai Jack the Ripper kepada kepolisian dan surat kabar setempat, menambah ketakutan masyarakat dan membuat situasi semakin mencekam.

Baca Juga: Tupperware Terancam Bangkrut, Apa Penyebabnya?

Surat-surat tersebut diketahui sebagai "Dear Boss Letter" dan "Saucy Jacky Postcard".
Setelah kematian Mary Jane Kelly pada tanggal 9 November 1888, serangan Jack the Ripper berhenti secara tiba-tiba dan tidak ada lagi korban selanjutnya. Namun, identitas pelaku tidak pernah terungkap.

Berbagai teori dan spekulasi muncul tentang siapa Jack the Ripper sebenarnya, termasuk teori bahwa ia adalah seorang dokter, pekerja seks, atau bahkan anggota keluarga kerajaan Inggris.


Banyak buku dan film yang dibuat tentang Jack the Ripper, dan kasus ini menjadi salah satu kasus pembunuhan paling terkenal dan paling sering dibahas dalam sejarah kriminal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X