WartaPesona.com - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan mencalonkan diri dalam pemilihan umum nasional (Pemilu) Israel di tengah perang melawan Iran.
Rencananya tersebut diumumkan oleh partai Likud, partai sayap kanan yang dipimpin Netanyahu setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump meragukan Netanyahu yang berusia 76 itu untuk mengikuti Pemilu.
"Jika Tuhan menghendaki, dia akan menang," demikian pernyataan Partai Likud di Telegram.
Baca Juga: Jakarta International Stadium Didesas-desuskan Akan Berubah Menjadi Hyundai International Stadium
Menurut laporan kantor berita AFP, Rabu 10 Juni 2026, Netanyahu sekarang ini sedang diadili karena dituduh korupsi.
Donald Trump kepada media ABC News meragukan Netanyahu akan bertarung di Pemilu.
Netanyahu adalah Perdan Menteri Israel yang memiliki kepemimpinan terpanjang dalam membawa negaranya dalam perang modern.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Inilah Jadwal Pertandingan di Pekan Ini, mulai Jumat dini hari WIB
Israel sekarang sedang berperang terbuka melawan Iran. Beberapa kota di Israel rusak setelah dihantam peluru kendali Iran.***
Artikel Terkait
Pentingnya Strategi Pembangunan Yang Menempatkan Tata Kelola Sebagai Prioritas
Indonesia Must Lead the Global South in the Age of AI and Geopolitical Fragmentation
Membaca Sumpah "Demi Allah" Sony Sonjaya
Imigrasi Amankan Dokter Gigi Asal Vietnam Yang Berpraktik di Ciputat
Lima Pegawai BPK Kena OTT KPK