Dalam video tersebut, seorang siswa tampak membuka satu per satu isi paket MBG sambil berkomentar polos.
“MBG hari pertama Ramadan: lemas, kawan,” tulis akun tersebut dalam keterangan video.
Isi paket yang ditunjukkan berupa roti, jeruk, kurma, dan satu butir telur. Video tersebut sontak menuai beragam reaksi warganet yang menilai menu tersebut kurang mencukupi kebutuhan gizi anak sekolah, terlebih untuk menunjang aktivitas belajar selama berpuasa.
Di Tangerang, Menu MBG Dirapel Tiga Hari
Tak hanya dirapel dua hari, menu MBG di wilayah Kabupaten Tangerang bahkan disebut diberikan sekaligus untuk tiga hari.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @kabar_rejeg.id, seorang perempuan memperlihatkan paket MBG yang diterima keponakannya.
“Ini MBG keponakan saya untuk tiga hari. Pisangnya kecil banget, ada telur rebus, roti. Ini anak-anak Indonesia bisa dibilang bergizi nggak kalau begini?” ujarnya dalam video.
Unggahan tersebut menambah panjang daftar kritik publik terhadap pelaksanaan program MBG selama Ramadan.
Baca Juga: Viral Dokter Spesialis di Jawa Tengah Tuai Pujian, Tetap Setia Mengabdi Usai Lulus LPDP
Warganet Pertanyakan Standar Gizi dan Pengawasan
Beragam unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. Mayoritas mempertanyakan standar gizi MBG, mekanisme pengawasan di daerah, hingga transparansi anggaran.
“Program ini memang harus terus dikritisi sampai benar-benar bermanfaat. Di daerah banyak celah,” tulis akun @tho*****9.
“Hampir sama di daerah saya, cuma banyak yang malas speak up,” komentar akun @yay*******a.
“Standar gizinya apa? Roti, satu telur, jeruk satu, kurma sebungkus itu cukup?” tulis akun @gus**********1.
Sebagian warganet juga membandingkan menu MBG antardaerah yang dinilai tidak merata, meski anggaran yang digunakan berasal dari kebijakan nasional.
Baca Juga: Polemik Alumni LPDP Memanas, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Pengembalian Dana Beasiswa
Dorongan Evaluasi Program MBG Ramadan
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari BGN terkait viralnya menu MBG Ramadan tersebut.
Artikel Terkait
Polemik Anak WNA Awardee LPDP Memanas, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Beri Ultimatum Tegas
Polemik Alumni LPDP Memanas, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Pengembalian Dana Beasiswa
Viral Dokter Spesialis di Jawa Tengah Tuai Pujian, Tetap Setia Mengabdi Usai Lulus LPDP
Insiden Adu Banteng Dua Bus TransJakarta di Jaksel, Polisi Ungkap Jumlah dan Kondisi Korban Terbaru