Mereka tetap berangkat sekolah dengan wajah ceria, seolah ingin menunjukkan bahwa bencana tidak mematahkan mimpi mereka untuk terus menuntut ilmu.
Baca Juga: Soroti Longsor Cisarua, Pegiat Lingkungan Sebut Alih Fungsi Lahan Bukan Satu-satunya Penyebab
Guru Tetap Mengajar Meski Akses Terbatas
Tak hanya siswa, para guru di Desa Sekumur juga menunjukkan dedikasi luar biasa. Salah satu guru yang terekam dalam video tersebut menceritakan perubahan besar yang harus ia jalani sejak bencana melanda.
Sebelum banjir, ia biasa mengendarai sepeda motor untuk menuju sekolah. Namun kini, kondisi jalan yang belum sepenuhnya pulih memaksanya lebih sering berjalan kaki.
“Sekarang kalau mau pulang, jalan kaki sampai mau nyeberang pakai boat. Biasanya bawa motor, tapi ini kan jalannya baru kebuka dua hari, jadi belum bawa motor lagi,” tuturnya.
Meski harus menempuh perjalanan yang lebih melelahkan, para guru tetap berupaya hadir di sekolah demi memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan.
Mereka menyadari, pendidikan menjadi salah satu cara penting untuk memulihkan semangat anak-anak pascabencana.
Baca Juga: Tetap Ceria Meski Banjir, Bapak-bapak di Bekasi Hibur Diri dengan Nyanyian
Tuai Simpati dan Kekaguman Warganet
Kisah keteguhan guru dan murid di Desa Sekumur pun menuai simpati luas dari warganet.
Kolom komentar unggahan tersebut dipenuhi doa, dukungan, dan harapan agar kondisi pendidikan di Aceh Tamiang segera pulih.
“Pemandangan yang bikin nyesek, tapi salut banget sama kemauan belajarnya. Semoga lelahmu jadi lillah,” tulis akun @terk*****i.
“Doa terbaik untuk adek ini dan semua siswa di Aceh Tamiang, semoga musibah cepat berlalu dan sekolah bisa normal lagi,” komentar akun @iip*****2.
Warganet lain juga berharap pemerintah segera mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan dan infrastruktur penunjang di wilayah terdampak.
“Semoga fasilitas sekolah di sana segera diperbaiki, biar anak-anak bisa belajar dengan layak,” tulis akun @yud****e.
Baca Juga: Longsor Kali Bekasi Rusak Rumah Warga, Pepohonan dan Tembok Penahan Ikut Runtuh
Artikel Terkait
Longsor Kali Bekasi Rusak Rumah Warga, Pepohonan dan Tembok Penahan Ikut Runtuh
Tetap Ceria Meski Banjir, Bapak-bapak di Bekasi Hibur Diri dengan Nyanyian
Soroti Longsor Cisarua, Pegiat Lingkungan Sebut Alih Fungsi Lahan Bukan Satu-satunya Penyebab
Tak Ada Jembatan, Aktivitas Warga Way Bungur Lamtim Bergantung Rakit Penyeberangan