Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Pemkab Lampung Timur terus berupaya mengajukan bantuan ke pemerintah pusat agar pembangunan jembatan permanen dapat segera direalisasikan.
Sebagai solusi sementara, Pemkab berencana membangun Jembatan Merah Putih pada triwulan pertama 2026 untuk meminimalkan risiko warga saat menyeberang.
Untuk pembangunan jembatan permanen, dibutuhkan anggaran sekitar Rp80 miliar. Sementara itu, Pemkab Lampung Timur baru mampu mengalokasikan dana hampir Rp19 miliar dan masih menunggu dukungan dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Dari Kejar Penjambret hingga Bebas, Perjalanan Kasus Hogi Minaya yang Akhirnya Dihentikan
Harapan Warga pada Akses Aman dan Layak
Bagi warga Way Bungur, jembatan bukan sekadar infrastruktur, melainkan kebutuhan mendesak demi keselamatan dan masa depan anak-anak mereka.
Selama akses aman belum terwujud, risiko kecelakaan akan terus membayangi aktivitas sehari-hari.
Warga berharap, viralnya persoalan ini dapat menjadi titik balik agar pemerintah pusat dan daerah segera mengambil langkah nyata, sehingga anak-anak sekolah tidak lagi harus bertaruh nyawa demi menuntut ilmu. *****
Artikel Terkait
Dari Kejar Penjambret hingga Bebas, Perjalanan Kasus Hogi Minaya yang Akhirnya Dihentikan
Longsor Kali Bekasi Rusak Rumah Warga, Pepohonan dan Tembok Penahan Ikut Runtuh
Tetap Ceria Meski Banjir, Bapak-bapak di Bekasi Hibur Diri dengan Nyanyian
Soroti Longsor Cisarua, Pegiat Lingkungan Sebut Alih Fungsi Lahan Bukan Satu-satunya Penyebab