Hingga kini, dapur tersebut melayani sebanyak 2.955 penerima manfaat yang tersebar di berbagai titik sulit dijangkau.
“Penerima manfaat terdiri dari siswa di 29 sekolah, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA, serta sembilan posyandu di wilayah pesisir dan pulau-pulau di Danau Sentani,” kata Sofyan.
Ia menegaskan, distribusi menggunakan jalur air menjadi pilihan utama karena kondisi geografis wilayah Sentani Timur yang sebagian besar berupa perairan dan pulau-pulau kecil.
Transportasi darat dinilai tidak efektif untuk menjangkau seluruh lokasi sasaran MBG.
Menurut Sofyan, meski tantangan cuaca kerap dihadapi, petugas SPPG tetap berkomitmen menjaga ketepatan waktu distribusi serta kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa dan kelompok rentan.
“Diharapkan MBG yang disiapkan SPPG Asey Besar Sentani Timur Kabupaten Jayapura, Papua,
dapat meningkatkan kesehatan generasi muda Papua agar tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.
Baca Juga: Ahok Beberkan Pengalaman Pahit Selama Pimpin Pertamina di Sidang Korupsi Minyak
Libatkan Masyarakat Adat Setempat
Sementara itu, Ketua Yayasan Teker Harapan Papua yang menaungi SPPG Asey Besar, Hesty Imelda Kere,
menuturkan bahwa keberadaan dapur MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak,
tetapi juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat adat di sekitar Sentani Timur.
Menurut Hesty, hampir seluruh kegiatan operasional SPPG melibatkan masyarakat lokal, mulai dari tenaga kerja hingga penyedia bahan baku.
“Karena yang kami libatkan di dalam setiap kerja-kerja di SPPG Asey Besar adalah masyarakat adat setempat.
Para relawan kami ambil dari komunitas masyarakat adat, supplier juga kami ambil dari komunitas masyarakat adat,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahan pangan untuk MBG seperti sayur-mayur, ikan, dan kebutuhan lainnya sebagian besar disuplai langsung oleh masyarakat sekitar.
Artikel Terkait
Ekonom Prediksi Ekonomi RI Tetap Stabil di Tengah Tekanan Rupiah
Tambang Ilegal Ditertibkan, Pengamat Nilai Kebijakan Prabowo Dongkrak Harga Timah
Ahok Beberkan Pengalaman Pahit Selama Pimpin Pertamina di Sidang Korupsi Minyak
Ahok Bongkar Kebiasaan Direksi Bertemu di Lapangan Golf dalam Kasus Korupsi Minyak