Bahkan, layanan angkutan air untuk distribusi MBG juga melibatkan warga setempat yang memiliki kapal.
“Kebutuhan lainnya seperti angkutan juga melibatkan masyarakat, karena kami melayani anak-anak sekolah dan
kelompok B3, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah perairan Danau Sentani,” tutur Hesty.
Baca Juga: Tambang Ilegal Ditertibkan, Pengamat Nilai Kebijakan Prabowo Dongkrak Harga Timah
Tantangan Geografis, Semangat Tak Surut
Distribusi MBG melalui jalur air di Danau Sentani menjadi gambaran nyata tantangan geografis di Papua.
Namun, di tengah keterbatasan akses dan kondisi alam yang tak selalu bersahabat, para petugas SPPG tetap menunjukkan dedikasi tinggi demi memastikan hak gizi anak-anak dan kelompok rentan terpenuhi.
Program MBG di Sentani Timur pun menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah, yayasan, dan masyarakat adat mampu
menghadirkan solusi nyata bagi wilayah terpencil, sekaligus memperkuat peran masyarakat lokal dalam pembangunan kesehatan generasi masa depan. *****
Baca Juga: Ekonom Prediksi Ekonomi RI Tetap Stabil di Tengah Tekanan Rupiah
Artikel Terkait
Ekonom Prediksi Ekonomi RI Tetap Stabil di Tengah Tekanan Rupiah
Tambang Ilegal Ditertibkan, Pengamat Nilai Kebijakan Prabowo Dongkrak Harga Timah
Ahok Beberkan Pengalaman Pahit Selama Pimpin Pertamina di Sidang Korupsi Minyak
Ahok Bongkar Kebiasaan Direksi Bertemu di Lapangan Golf dalam Kasus Korupsi Minyak