Pekerjaan Rumah Huntara Warga Terdampak
Selain persoalan akses jalan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga masih menghadapi tantangan besar dalam penyediaan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Pembangunan huntara ditargetkan rampung dan dapat ditempati sebelum 18 Februari 2026, mengingat umat Islam akan segera memasuki bulan Ramadan.
Percepatan pembangunan diperlukan agar warga tidak terus-menerus tinggal di pengungsian atau hunian darurat yang tidak layak.
Baca Juga: Meski Sawah Terendam Lumpur Tebal, Petani Aceh Utara Tak Menyerah Lanjutkan Tanam Padi
Dampak Bencana di Aceh Utara
Sebagai informasi, banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh Utara pada November 2025 lalu menimbulkan dampak yang sangat besar.
Data mencatat 345 orang meninggal dunia, 6 orang masih dinyatakan hilang, serta lebih dari 33 ribu warga mengungsi yang tersebar di 12 kecamatan.
Hingga kini, warga terdampak masih berharap adanya percepatan pemulihan infrastruktur dasar, khususnya akses jalan, agar aktivitas pendidikan dan kehidupan sehari-hari dapat kembali berjalan normal. *****
Artikel Terkait
Meski Sawah Terendam Lumpur Tebal, Petani Aceh Utara Tak Menyerah Lanjutkan Tanam Padi
Dampak Banjir Bandang Guci Terlihat hingga Pantai Larangan Tegal, Kayu dan Pipa Berserakan
Suara Gemuruh hingga Warga Berhamburan, Cerita Longsor Cisarua Bandung Barat
Banjir Bandang Terjang Desa Penakir Pemalang, Warga Cerita Air Datang Berulang hingga Dini Hari