Bencana Longsor Bandung Barat : Dedi Mulyadi Kritik Alih Fungsi Kawasan Pegunungan

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 26 Januari 2026 | 11:10 WIB
Kesaksian Korban Selamat usai Bencana Longsor di Bandung Barat, Ngaku Sempat Dengar Dentuman Keras dari Daerah Hulu - WartaPesona.com (YoKalbar)
Kesaksian Korban Selamat usai Bencana Longsor di Bandung Barat, Ngaku Sempat Dengar Dentuman Keras dari Daerah Hulu - WartaPesona.com (YoKalbar)

Status Darurat Bencana Ditetapkan

Melihat skala kerusakan dan jumlah korban yang besar, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan status darurat bencana.

Penetapan ini dilakukan untuk mempercepat mobilisasi sumber daya, personel, serta distribusi bantuan ke lokasi terdampak.

Jeje mengakui, akses menuju kawasan longsor sangat terbatas. Jalan menuju lokasi sebagian tertutup material tanah dan bebatuan, sehingga distribusi logistik dan alat berat tidak dapat dilakukan secara maksimal.

“Akses ke lokasi sangat sulit. Oleh karena itu, kami menurunkan petugas khusus untuk mengatur jalur distribusi bantuan agar tetap bisa sampai ke korban,” jelas Jeje.

Saat ini, warga yang berhasil dievakuasi ditempatkan di posko pengungsian yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Sebagian pengungsi lainnya memilih tinggal sementara di rumah kerabat yang berada di lokasi lebih aman.

“Korban yang diungsikan ditempatkan di posko, sebagian juga tinggal sementara di rumah saudara,” tambahnya.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Purbalingga, Satu Dusun Terisolir Akibat Jembatan Ambruk

Potensi Longsor Susulan Jadi Kekhawatiran

Bupati Bandung Barat menegaskan bahwa penyebab pasti longsor masih dalam tahap kajian lebih lanjut oleh tim ahli.

Namun, ia mengaku khawatir dengan kondisi geografis di bagian atas lokasi longsor yang masih berpotensi mengalami pergerakan tanah.

“Saya juga mengimbau seluruh warga di daerah rawan bencana, terutama yang tinggal di lereng bukit dan tanah miring, untuk tetap waspada karena curah hujan saat ini sangat tinggi,” tegas Jeje.

Petugas BPBD terus memantau kondisi cuaca dan pergerakan tanah untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan yang dapat membahayakan tim SAR maupun warga sekitar.

Kesaksian Korban Selamat : Dengar Dentuman dari Hulu

Di tengah proses evakuasi, muncul kesaksian memilukan dari korban selamat. Seorang ibu warga Kampung Pasir Kuning mengaku sempat mendengar suara dentuman keras dari arah hulu sebelum longsor terjadi.

Menurut pengakuannya, suara tersebut terdengar pada Jumat malam, 23 Januari 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

Beberapa jam kemudian, longsor besar terjadi pada Sabtu dini hari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X