Bencana Longsor Bandung Barat : Dedi Mulyadi Kritik Alih Fungsi Kawasan Pegunungan

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 26 Januari 2026 | 11:10 WIB
Kesaksian Korban Selamat usai Bencana Longsor di Bandung Barat, Ngaku Sempat Dengar Dentuman Keras dari Daerah Hulu - WartaPesona.com (YoKalbar)
Kesaksian Korban Selamat usai Bencana Longsor di Bandung Barat, Ngaku Sempat Dengar Dentuman Keras dari Daerah Hulu - WartaPesona.com (YoKalbar)

WartaPesona.com – Bencana tanah longsor melanda Kampung Pasir Kuning RW 10 dan RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.

Longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama dua hari berturut-turut, disertai angin kencang.

Material tanah dari tebing di sekitar permukiman runtuh dan menimbun rumah-rumah warga yang berada di bawahnya.

Berdasarkan laporan sementara di lapangan, sedikitnya 20 rumah tertimbun material longsor.

Kondisi ini menyebabkan kerusakan parah dan menimbulkan korban jiwa serta warga hilang dalam jumlah besar.

Bencana ini disebut sebagai salah satu longsor paling mematikan yang terjadi di wilayah Bandung Barat dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Bencana Longsor di Cisarua Bandung Barat Hancurkan Rumah Warga

82 Orang Masih Hilang, Operasi SAR Dikebut

Hingga Sabtu sore, sebanyak 82 orang masih dinyatakan hilang akibat tertimbun material longsor.

Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, perangkat desa, serta relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan.

Proses pencarian dilakukan secara manual dengan peralatan terbatas karena kondisi medan yang sangat sulit.

Lereng yang curam, tanah yang labil, serta hujan yang masih turun secara sporadis menjadi tantangan utama bagi tim penyelamat.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengatakan total terdapat 34 keluarga atau sekitar 113 jiwa yang terdampak langsung dalam peristiwa tersebut.

“Dari total warga terdampak, 23 orang berhasil selamat, 8 orang ditemukan meninggal dunia, dan sampai saat ini ada sekitar 82 orang yang masih dalam status hilang,” ujar Jeje saat meninjau lokasi bencana di Cisarua, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga: Desa Penakir Pemalang Diterjang Banjir Bandang, Akses Jalan dan Jembatan Terdampak

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X