“Sangat mungkin Perang Dunia Ketiga terjadi. Meskipun, saya tetap percaya hal yang sangat mengerikan ini bisa dicegah,” tulisnya.
Baca Juga: Sindiran Lagu Oemar Bakri Menggema di Sidang MK, Hak Pensiun DPR Dinilai Tak Adil bagi Rakyat
Kemiripan dengan Situasi Jelang PD I dan PD II
Lebih jauh, SBY membandingkan kondisi dunia saat ini dengan situasi internasional menjelang meletusnya Perang Dunia Pertama dan Perang Dunia Kedua.
Menurutnya, terdapat pola-pola sejarah yang kembali muncul, mulai dari meningkatnya ketegangan antarnegara hingga rivalitas blok kekuatan besar.
“Situasi dunia menjelang terjadinya Perang Dunia Pertama (1914–1918) dan Perang Dunia Kedua (1939–1945) memiliki banyak kesamaan dengan situasi saat ini,” jelas SBY.
Ia menilai, pada masa lalu, tanda-tanda tersebut sering kali diabaikan hingga akhirnya berujung pada perang besar yang menelan korban jiwa dalam jumlah masif.
Baca Juga: Pasar di Karanganyar Diterjang Angin Puting Beliung, Dagangan Pedagang Beterbangan
Munculnya Pemimpin Kuat dan Eskalasi Militer
SBY juga menyoroti kemunculan para pemimpin kuat di berbagai negara yang dinilainya memiliki kecenderungan agresif dan haus perang.
Fenomena ini, menurutnya, menjadi salah satu indikator meningkatnya risiko konflik global.
“Misalnya, munculnya pemimpin-pemimpin kuat yang haus perang, terbentuknya persekutuan negara yang saling berhadapan,” tulis SBY.
Selain itu, ia menyinggung pembangunan kekuatan militer secara besar-besaran di sejumlah negara, termasuk persiapan ekonomi perang dan penguatan industri persenjataan.
Kondisi tersebut diperparah dengan situasi geopolitik yang semakin panas dan penuh ketegangan.
“Pembangunan kekuatan militer besar-besaran termasuk penyiapan ekonomi dan mesin perangnya, serta geopolitik yang benar-benar panas,” imbuhnya.
Baca Juga: Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Kades di Sragen Nekat Aksi Mandi Lumpur
Ancaman Perang Nuklir dan Dampak Kemanusiaan
Dalam refleksi yang lebih mendalam, SBY mengingatkan dampak paling mengerikan apabila PD III benar-benar terjadi, terutama jika melibatkan perang nuklir.
Artikel Terkait
Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Kades di Sragen Nekat Aksi Mandi Lumpur
Pasar di Karanganyar Diterjang Angin Puting Beliung, Dagangan Pedagang Beterbangan
Sindiran Lagu Oemar Bakri Menggema di Sidang MK, Hak Pensiun DPR Dinilai Tak Adil bagi Rakyat
Mobil Panther Meluncur Tanpa Pengemudi di Tol Japek, Dikabarkan Sopir Meninggal Dunia