WartaPesona.com – Aksi tak biasa seorang Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, mendadak menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.
Dalam video tersebut, sang kades terlihat mandi lumpur di tengah jalan rusak sebagai bentuk protes kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen.
Aksi tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @undercover.id pada Kamis, 22 Januari 2026.
Dalam keterangan unggahan, disebutkan bahwa kades yang melakukan aksi tersebut bernama Sunarso.
Dalam cuplikan video yang beredar, Sunarso tampak duduk hingga berbaring di genangan air bercampur lumpur di jalan berlubang.
Aksi itu dilakukan di pinggir jalan kabupaten sepanjang sekitar 6 kilometer dan disaksikan langsung oleh para pengguna jalan yang melintas.
“Aksi itu dilakukan di pinggir jalan sepanjang 6 kilometer milik Pemkab Sragen dan disaksikan para pengguna jalan,” tulis akun tersebut.
Baca Juga: Pascabanjir Bandang, Rumah Warga Pidie Jaya Masih Dipenuhi Lumpur dan Sisa Material
Protes Jalan Rusak Puluhan Tahun
Sunarso mengungkapkan, aksi mandi lumpur tersebut dilakukan secara spontan sebagai bentuk kekecewaannya
terhadap kondisi jalan kabupaten yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki selama puluhan tahun.
Ia menuturkan, jalan tersebut terakhir kali diperbaiki sekitar 24 tahun lalu. Sejak 2019, kondisi jalan semakin memburuk dengan banyak lubang besar yang kerap tergenang air saat hujan.
“Jalan itu sudah lama rusak. Terakhir diperbaiki sekitar 24 tahun lalu, dan sejak 2019 kondisinya makin parah,” ujar Sunarso sebagaimana dikutip dalam unggahan tersebut.
Bahkan, Sunarso mengaku sempat terpeleset saat hendak berangkat kerja akibat kondisi jalan yang licin dan berlubang.
Kejadian itulah yang kemudian memicu aksi mandi lumpur tersebut.
Artikel Terkait
Dua Bulan Setelah Banjir, Debu Bekas Lumpur Masih Menyulitkan Aktivitas Warga Aceh Tamiang
Banjir Parah Rendam Telukjambe Karawang, Rumah Panggung KDM hingga Sekolah Terendam Lebih 3 Meter
Jalan Tanah hingga Tanpa Listrik, Sekjen Kemensos Kisahkan Kondisi Rumah Calon Siswa Sekolah Rakyat di Kalteng
Pascabanjir Bandang, Rumah Warga Pidie Jaya Masih Dipenuhi Lumpur dan Sisa Material