“Terlalu banyak penyelundupan. Kita sudah kerahkan TNI dan Polri, kerahkan kekuatan, masih saja pihak-pihak yang tidak mau menghormati hukum di Indonesia. Kita harus terus bertekad untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Prabowo dalam pernyataannya beberapa waktu lalu.
Sebagai tindak lanjut dari arahan tersebut, TNI AL terus meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan di wilayah perairan strategis dan rawan pelanggaran hukum.
Langkah ini menjadi bagian dari implementasi tugas pokok TNI dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut Indonesia sekaligus melindungi kekayaan sumber daya alam nasional.
Dengan penggagalan penyelundupan timah senilai belasan miliar rupiah ini, TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus hadir di laut sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum,
menjaga stabilitas keamanan maritim, serta memastikan kekayaan alam Indonesia tidak dieksploitasi secara ilegal oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. *****