Soal Gibran Disebut Ngantuk saat Mens Rea, Mahfud MD Nilai Ucapan Pandji Pragiwaksono Tak Penuhi Unsur Pidana

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Kamis, 15 Januari 2026 | 14:34 WIB
Mahfud MD Sebut Pernyataan Pandji Pragiwaksono Sebut Gibran Ngantuk di ‘Mens Rea’ Bukan Penghinaan - WartaPesona.com (Varta DIY)
Mahfud MD Sebut Pernyataan Pandji Pragiwaksono Sebut Gibran Ngantuk di ‘Mens Rea’ Bukan Penghinaan - WartaPesona.com (Varta DIY)

Karena itu, Mahfud menilai sangat tidak tepat jika ucapan Pandji dipaksakan masuk ke dalam delik penghinaan.

Baca Juga: Mahfud MD Angkat Suara soal Teror terhadap Influencer, Sebut Warga Kini Tak Bebas Berpendapat di Medsos

Tak Bisa Dipidanakan

Berdasarkan prinsip tersebut, Mahfud menegaskan bahwa Pandji Pragiwaksono tidak bisa dipidana atas materi komedinya.

“Dalam hal itu nggak bisa Pandji ini dikatakan telah menghina misalnya Gibran, Muhammadiyah, atau NU,” tuturnya.

Mahfud juga menyinggung laporan lain yang dilayangkan terhadap Pandji, termasuk soal materi yang menyentil isu tambang dan ormas keagamaan.

Ia menyayangkan apabila ekspresi humor dan kritik sosial justru dibawa ke ranah hukum.

“Tenang-tenang aja, ketawain aja. Insya Allah nggak lah. Kalau sampai itu terjadi, ya tragedi dong,” katanya.

Ingatkan Bahaya Kriminalisasi Humor

Di akhir pernyataannya, Mahfud mengingatkan bahaya kriminalisasi humor dan kritik dalam demokrasi.

Menurutnya, hukum pidana seharusnya menjadi alat terakhir, bukan senjata untuk membungkam ekspresi.

“Kalau orang bergurau saja nggak boleh, lalu mau dibawa ke mana hukum kita ke depan?” pungkas Mahfud.

Pernyataan Mahfud MD ini pun menambah perspektif baru dalam polemik Mens Rea, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan penegakan hukum di ruang publik. *****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X