Ia menilai bahwa tanpa dukungan kebijakan yang kuat, upaya pemulihan akan berjalan lambat dan berisiko menimbulkan krisis lanjutan bagi petani.
Mendengar pemaparan tersebut, Virdian menyampaikan apresiasi atas peran aktif mahasiswa pertanian yang turun langsung ke lapangan.
“Kalau seperti ini, sebenarnya tidak perlu sidang skripsi lagi. Ini sudah praktik langsung di lapangan, langsung lulus saja,” ucap Virdian sambil berkelakar.
Baca Juga: Momen Haru di Aceh Tamiang, Anak-anak TK Nyanyikan Lagu Penyemangat untuk Prajurit TNI
Dorong Pemulihan Berkelanjutan Pascabencana
Menutup pernyataannya, Virdian menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong percepatan pemulihan pertanian di Aceh Tamiang, tidak hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga pendampingan dan kolaborasi lintas sektor.
“Kalau diberikan bantuan yang lebih luas dan terkoordinasi, kami ingin membantu negara dan masyarakat mempercepat pemulihan, khususnya di sektor pertanian,” jelasnya.
Menurut Virdian, penanganan bencana tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat, melainkan harus berlanjut hingga pemulihan yang berkelanjutan.
“Yang penting dari bencana itu bukan hanya penanganannya, tapi juga pemulihannya. Karena dari sanalah kehidupan masyarakat bisa benar-benar bangkit kembali,” tandasnya. *****
Artikel Terkait
Lewat Dongeng dan Bahasa Anak, Influencer Virdian Aurellio Tanamkan Kesadaran Lingkungan pada Anak-anak Aceh Pascabencana
Momen Haru di Aceh Tamiang, Anak-anak TK Nyanyikan Lagu Penyemangat untuk Prajurit TNI
Kisah Guru Aceh Tengah Seberangi Sungai Pakai Tali Berujung Solusi, Jembatan Darurat Kini Bisa Dilalui Warga
Tangis Guru di Pidie Jaya Pecah Usai Laptop Berisi Data Sekolah Rusak Diterjang Banjir Bandang
Sherly Annavita Kritik Kondisi Akses di Maluku Utara, Warga Terpaksa Seberangi Sungai Deras