Lewat Dongeng dan Bahasa Anak, Influencer Virdian Aurellio Tanamkan Kesadaran Lingkungan pada Anak-anak Aceh Pascabencana

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Selasa, 13 Januari 2026 | 12:50 WIB
Influencer Virdian Aurellio Edukasi Anak-anak di Aceh, Ceritakan Bencana Ekologis Pakai Dongeng dan Bahasa Bayi - WartaPesona.com (Suara Merdeka Pekalongan)
Influencer Virdian Aurellio Edukasi Anak-anak di Aceh, Ceritakan Bencana Ekologis Pakai Dongeng dan Bahasa Bayi - WartaPesona.com (Suara Merdeka Pekalongan)

WartaPesona.com – Influencer sekaligus aktivis kemanusiaan, Virdian Aurellio membagikan pengalamannya saat terjun langsung ke lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh.

Sebagaimana diketahui, Aceh menjadi salah satu wilayah di Pulau Sumatera yang terdampak cukup parah akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu.

Banjir bandang dan longsor merusak permukiman warga, fasilitas umum, hingga memaksa ribuan warga mengungsi.

Dalam aktivitas kemanusiaannya, Virdian tak hanya menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga melakukan pendekatan edukatif kepada anak-anak korban bencana.

Dari interaksi tersebut, ia justru menemukan harapan besar tentang masa depan kesadaran lingkungan di Indonesia.

Kini, Virdian mengaku semakin yakin bahwa generasi muda memiliki peran kunci dalam mendorong perubahan, terutama dalam menjaga keseimbangan alam dan mencegah bencana ekologis berulang.

“Ini yang bikin saya yakin bahwa perubahan Indonesia ada di tangan kita, generasi muda,” tulis Virdian dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @virdian_aurellio, Senin, 12 Januari 2026.

Baca Juga: Tali Jembatan Darurat di Desa Reje Payung Aceh Tengah Putus, Relawan Sempat Terjatuh Saat Salurkan Bantuan

Kesadaran Ekologis Tumbuh Sejak Dini

Virdian menuturkan, keyakinan tersebut muncul saat dirinya berdialog langsung dengan anak-anak Aceh yang menjadi korban bencana.

Dalam sesi edukasi sederhana, ia mengajak anak-anak berdiskusi tentang penyebab bencana dengan bahasa yang mudah dipahami.

Menurutnya, respons anak-anak itu justru jauh melampaui ekspektasi.

“Contohnya jawaban adik kita dari Aceh yang ini bicara bahwa bencana lahir bukan sekadar musibah, tapi konsekuensi dari ulah manusia,” ungkap Virdian.

Ia menilai, pemahaman tersebut menjadi bukti bahwa kesadaran ekologis sejatinya sudah ada dalam diri generasi muda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X