Haru di Bener Meriah, Dokter Ilham Ceritakan Relawan yang Berduka namun Tak Henti Membantu Korban Banjir

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Kamis, 8 Januari 2026 | 09:38 WIB
Dokter Ilham Syahputra menceritakan pertemuannya dengan relawan Bener Meriah - WartaPesona.com (Kilas Metro)
Dokter Ilham Syahputra menceritakan pertemuannya dengan relawan Bener Meriah - WartaPesona.com (Kilas Metro)

WartaPesona.com - Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @dr.ilhamsyhputra, pada Selasa, 6 Januari 2026, Dokter Ilham membagikan pengalaman menyentuh saat menjalankan misi kemanusiaan di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Ia menceritakan pertemuannya dengan seorang relawan lokal yang keteguhan hatinya membuatnya tersentuh.

“Sisi kemanusiaanku benar-benar diuji di sana,” ujar Ilham membuka ceritanya. Saat itu, ia bersama tim relawan dari luar daerah membutuhkan bantuan relawan lokal untuk proses pemetaan wilayah terdampak banjir, sekaligus memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.

Di tengah pencarian relawan lokal, mereka bertemu seorang warga Bener Meriah yang bersedia membantu.

Pada hari pertama, relawan tersebut mendampingi tim Ilham menyusuri lokasi-lokasi terdampak dan menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

“Dia membantu kami tanpa banyak bicara. Menunjukkan lokasi, menjelaskan kondisi warga, dan ikut turun langsung ke lapangan,” kenang Ilham.

Baca Juga: Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota Jadi Perhatian Publik, Polisi Pasang Garis Pengaman di Area Persawahan

Relawan Minta Bantuan untuk Sang Ibu

Kisah mengharukan itu berlanjut keesokan harinya. Pagi sebelum distribusi bantuan dimulai, relawan tersebut menghubungi Dokter Ilham dan meminta pertolongan.

“Dok, boleh tolong ke rumah? Ibu saya sakit,” kata relawan itu, sebagaimana diceritakan Ilham.

Tanpa ragu, Ilham bersama satu orang anggota tim segera mendatangi rumah relawan tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kondisi sang ibu ternyata cukup serius. Ia memiliki riwayat hipertensi, mengalami pembengkakan, dan mengeluh sesak napas.

Melihat kondisi tersebut, Ilham menyarankan agar sang ibu segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Saat akan dibawa ke mobil, ibu masih merintih kesakitan. Tapi tidak lama kemudian, kesadarannya menurun,” tutur Ilham.

Sebagai dokter, Ilham langsung melakukan pemeriksaan darurat. Respons kesadaran tidak ada, denyut arteri karotis masih teraba namun sangat lemah. Mereka segera membawa sang ibu ke instalasi gawat darurat (IGD).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X