Fenomena Sinkhole di Sumbar Jadi Sorotan, Air Jernih dari Lubang Ambles Picu Rasa Penasaran Warga

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 12 Januari 2026 | 13:52 WIB
Munculnya Sinkhole Bikin Geger Warga di Sumbar, Ada yang Bawa Galon untuk Diisi dan Dibawa Pulang - WartaPesona.com (MSN)
Munculnya Sinkhole Bikin Geger Warga di Sumbar, Ada yang Bawa Galon untuk Diisi dan Dibawa Pulang - WartaPesona.com (MSN)

“Ketika air tanah meresap ke dalam retakan dan mengendap di bawah permukaan, air tersebut mengikis batuan, menyebabkan pembentukan gua bawah tanah dan rongga besar,” tulis National Geographic.

Seiring waktu, partikel tanah di atasnya jatuh ke dalam rongga tersebut, memperluas ruang kosong hingga akhirnya permukaan tanah tidak lagi mampu menopang beban dan ambles.

Proses Terbentuknya Sinkhole

Pembentukan sinkhole sejatinya berlangsung sangat lama, bahkan bisa memakan waktu ratusan hingga ribuan tahun tanpa tanda-tanda di permukaan.

Proses ini baru terlihat ketika lapisan tanah di atasnya runtuh secara tiba-tiba.

Beberapa faktor yang dapat mempercepat kemunculan sinkhole antara lain curah hujan ekstrem, periode kekeringan panjang, serta aktivitas manusia seperti pengambilan air tanah berlebihan, pertanian intensif, dan pekerjaan konstruksi.

Secara umum, terdapat dua jenis sinkhole yang paling sering ditemukan.

Pertama, cover-subsidence sinkhole yang terbentuk perlahan dan tumbuh secara bertahap sehingga relatif sulit dideteksi.

Kedua, cover-collapse sinkhole yang terjadi ketika atap gua bawah tanah runtuh secara mendadak, bahkan bisa muncul hanya dalam hitungan jam.

Jenis kedua inilah yang paling berbahaya karena muncul tanpa peringatan dan berpotensi menimbulkan korban jika berada di area pemukiman atau lokasi ramai.

Imbauan Waspada

Dengan kondisi tersebut, para ahli dan pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu mendekat ke area sinkhole, apalagi mengambil dan mengonsumsi airnya secara sembarangan.

Selain risiko kesehatan, pergerakan tanah di sekitar sinkhole masih berpotensi terjadi, sehingga kunjungan massal justru dapat meningkatkan bahaya.

Fenomena sinkhole di Nagari Situjuah Batua pun menjadi pengingat bahwa tidak semua kejernihan air menandakan keamanan, dan tidak semua keunikan alam layak dijadikan konsumsi tanpa kajian ilmiah yang memadai. *****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

PWI Mengecam Pernyataan Hotman Paris Hutapea

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:45 WIB
X