“Ketika air tanah meresap ke dalam retakan dan mengendap di bawah permukaan, air tersebut mengikis batuan, menyebabkan pembentukan gua bawah tanah dan rongga besar,” tulis National Geographic.
Seiring waktu, partikel tanah di atasnya jatuh ke dalam rongga tersebut, memperluas ruang kosong hingga akhirnya permukaan tanah tidak lagi mampu menopang beban dan ambles.
Proses Terbentuknya Sinkhole
Pembentukan sinkhole sejatinya berlangsung sangat lama, bahkan bisa memakan waktu ratusan hingga ribuan tahun tanpa tanda-tanda di permukaan.
Proses ini baru terlihat ketika lapisan tanah di atasnya runtuh secara tiba-tiba.
Beberapa faktor yang dapat mempercepat kemunculan sinkhole antara lain curah hujan ekstrem, periode kekeringan panjang, serta aktivitas manusia seperti pengambilan air tanah berlebihan, pertanian intensif, dan pekerjaan konstruksi.
Secara umum, terdapat dua jenis sinkhole yang paling sering ditemukan.
Pertama, cover-subsidence sinkhole yang terbentuk perlahan dan tumbuh secara bertahap sehingga relatif sulit dideteksi.
Kedua, cover-collapse sinkhole yang terjadi ketika atap gua bawah tanah runtuh secara mendadak, bahkan bisa muncul hanya dalam hitungan jam.
Jenis kedua inilah yang paling berbahaya karena muncul tanpa peringatan dan berpotensi menimbulkan korban jika berada di area pemukiman atau lokasi ramai.
Imbauan Waspada
Dengan kondisi tersebut, para ahli dan pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu mendekat ke area sinkhole, apalagi mengambil dan mengonsumsi airnya secara sembarangan.
Selain risiko kesehatan, pergerakan tanah di sekitar sinkhole masih berpotensi terjadi, sehingga kunjungan massal justru dapat meningkatkan bahaya.
Fenomena sinkhole di Nagari Situjuah Batua pun menjadi pengingat bahwa tidak semua kejernihan air menandakan keamanan, dan tidak semua keunikan alam layak dijadikan konsumsi tanpa kajian ilmiah yang memadai. *****
Artikel Terkait
Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota Jadi Perhatian Publik, Polisi Pasang Garis Pengaman di Area Persawahan
Sinkhole Limapuluh Kota Sumbar Jadi Sorotan, Warga Ramai-Ramai Ambil Air yang Dipercaya Berkhasiat
Ramai Warga Minum Air Sinkhole Limapuluh Kota, Wagub Sumbar Tegaskan Tak Layak Konsumsi dan Berisiko Bakteri