Terlebih, air tersebut belum melalui uji laboratorium yang memadai, apalagi uji klinis yang melibatkan manusia untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.
“Air tersebut belum teruji secara klinis atau ilmiah. Konsumsi air dari sumber yang belum jelas kandungannya bisa berdampak buruk bagi kesehatan,” demikian peringatan yang disampaikan.
Risiko yang mungkin timbul antara lain gangguan pencernaan, infeksi bakteri, hingga paparan zat berbahaya yang dapat berdampak jangka panjang.
Kekhawatiran Publik soal Keselamatan
Tak hanya aspek kesehatan, kekhawatiran juga muncul terkait keamanan lokasi sinkhole itu sendiri.
Hingga Senin, 12 Januari 2026 pukul 12.30 WIB, unggahan mengenai sinkhole tersebut telah disukai lebih dari 1.300 pengguna Instagram.
Di kolom komentar, warganet ramai menyoroti potensi bahaya amblesan susulan.
“Itu tidak takut tanah di sekitarnya ambles?” tulis akun @hanny_yoga.
Komentar lain menyoroti dampak kesehatan jika air tersebut terus dikonsumsi tanpa pengawasan.
“Ujung-ujungnya diare, dan larinya ke dokter juga,” ujar akun @nasharsya.
Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan, mengingat sinkhole dikenal sebagai fenomena alam yang dapat berkembang secara tidak terduga.
Apa Itu Sinkhole?
Berdasarkan laporan National Geographic, sinkhole adalah lubang ambles yang terbentuk akibat proses alam di bawah permukaan tanah.
Sinkhole biasanya muncul ketika air hujan yang bersifat asam meresap ke dalam tanah dan mengikis batuan dasar di bawah permukaan, khususnya di wilayah karst yang mengandung batuan karbonat seperti batu kapur atau dolomit.
Artikel Terkait
Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota Jadi Perhatian Publik, Polisi Pasang Garis Pengaman di Area Persawahan
Sinkhole Limapuluh Kota Sumbar Jadi Sorotan, Warga Ramai-Ramai Ambil Air yang Dipercaya Berkhasiat
Ramai Warga Minum Air Sinkhole Limapuluh Kota, Wagub Sumbar Tegaskan Tak Layak Konsumsi dan Berisiko Bakteri