Hingga kini, video itu telah ditonton puluhan ribu kali dan dibanjiri komentar bernada empati.
Banyak warganet mengaku terenyuh mendengar ungkapan polos anak-anak yang kehilangan rumah, namun tetap bisa tersenyum saat menerima bantuan.
“‘Hancur rumahku,’ Ya Allah sehat-sehat dan kuat ya kalian semua,” tulis akun @putr********
“Cepat dan lekas pulih kembali untuk Aceh Utara,” tulis akun @hunte*********
“Hancur hatiku dek, tapi kalian harus tetap sehat dan happy,” tulis akun @wik*******
Komentar-komentar tersebut mencerminkan besarnya kepedulian publik terhadap kondisi warga pedalaman Aceh Utara yang masih berjuang bangkit dari dampak bencana.
Aceh Utara Masuki Masa Transisi Darurat Pemulihan
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara secara resmi telah menetapkan status Transisi Darurat menuju Pemulihan Pascabencana selama satu bulan, terhitung mulai 6 Januari hingga 5 Februari 2026.
Penetapan status tersebut dilakukan setelah masa Tanggap Darurat dinyatakan berakhir pada Senin, 5 Januari 2026.
Keputusan ini diambil melalui Rapat Evaluasi Penanganan Bencana Alam Banjir yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Utara.
Rapat tersebut turut dihadiri oleh jajaran BNPB Pusat, unsur DPRK Aceh Utara, Forkopimda, termasuk Dandim, Kapolres Aceh Utara, Kapolres Lhokseumawe, Kejaksaan Negeri, para asisten daerah, kepala OPD, serta para camat.
Dalam masa transisi ini, pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur, membuka kembali akses ke wilayah terisolir, serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak, khususnya di dusun-dusun pedalaman, dapat terpenuhi secara merata.
Kisah anak-anak Dusun Sarah Raja menjadi pengingat bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang memulihkan harapan dan masa depan generasi yang terdampak. *****
Artikel Terkait
Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota Jadi Perhatian Publik, Polisi Pasang Garis Pengaman di Area Persawahan
Haru di Bener Meriah, Dokter Ilham Ceritakan Relawan yang Berduka namun Tak Henti Membantu Korban Banjir
Infrastruktur Darurat di Bener Meriah Jadi Sorotan, Jalan Licin dan Curam Masih Jadi Tantangan Warga
Tali Jembatan Darurat di Desa Reje Payung Aceh Tengah Putus, Relawan Sempat Terjatuh Saat Salurkan Bantuan