Banjir Susulan di Agam Sumatera Barat, Arus Deras Seret Batu dan Puing Kayu ke Permukiman

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Selasa, 30 Desember 2025 | 13:29 WIB
Agam, Sumatera Barat kembali diterjang banjir usai curah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut - WartaPesona.com (Instagram : batam_tulen)
Agam, Sumatera Barat kembali diterjang banjir usai curah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut - WartaPesona.com (Instagram : batam_tulen)

WartaPesona.com – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Agam, Sumatera Barat, pada Kamis, 25 Desember 2025, kembali memicu banjir bandang di sejumlah titik.

Bencana ini terjadi hanya berselang beberapa waktu sejak wilayah tersebut sebelumnya dilanda banjir serupa, sehingga menambah kekhawatiran warga yang masih dalam tahap pemulihan.

Salah satu wilayah terdampak adalah Jorong Pasa Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Dari kawasan hulu, aliran air deras membawa lumpur, material bebatuan, serta potongan kayu dan menerjang kawasan permukiman warga di sekitar Danau Maninjau.

Dalam sejumlah video yang beredar luas di media sosial, terlihat air bercampur lumpur mengalir dengan arus cukup kuat,

meluap ke badan jalan dan masuk ke halaman hingga bagian dalam rumah warga.

Banjir bandang ini tidak hanya menimbulkan kerusakan, tetapi juga kembali menutup akses transportasi warga setempat.

Baca Juga: Akses Terputus, Relawan dan Warga Gotong Royong Seberangkan Logistik ke Desa Pasir Gayo Lues

Kepanikan Warga Saat Air Masuk Permukiman

Banjir bandang yang terjadi pada siang hari itu memicu kepanikan warga. Berdasarkan keterangan dalam video yang diunggah akun Instagram @info_agam,

air yang membawa kayu dan batu masuk ke kawasan Muaro Pisang, Maninjau, saat hujan deras masih mengguyur wilayah tersebut.

Hujan dengan intensitas tinggi dilaporkan telah berlangsung sejak pagi hari dan tidak kunjung mereda hingga siang.

Kondisi ini menyebabkan debit air sungai meningkat drastis dan meluap ke permukiman.

Dalam rekaman video, sejumlah warga tampak berlarian menyelamatkan diri dan berusaha mengamankan barang-barang berharga sebelum arus air semakin deras.

Teriakan peringatan terdengar di antara warga yang panik melihat air dengan cepat menggenangi lingkungan sekitar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X