Bagi mereka, listrik bukan sekadar penerangan, tetapi juga penopang utama aktivitas sehari-hari, mulai dari keamanan lingkungan hingga pemulihan ekonomi keluarga.
Gotong royong yang ditunjukkan warga Arul Badak menjadi cerminan harapan besar agar kehidupan perlahan kembali normal, meski harus ditempuh dengan perjuangan dan kesabaran pascabencana. *****
Artikel Terkait
Setelah Terputus Banjir Bandang, Jalur Tenge Besi Kembali Dibuka untuk Distribusi Bantuan ke Takengon
Darurat Air Bersih, Warga Aceh Tamiang Bertahan 15 Hari Gunakan Air Hijau Bekas Pabrik Sawit
Usai Bantu Distribusi Cabai, Ferry Irwandi Beberkan Komoditas Unggulan Lain untuk Bangkitkan Ekonomi Sumatera
Kisah Warga Dusun Suka Maju Tapsel Bertahan Hidup Pascabanjir Bandang di Tengah Ancaman Sungai Baru