WartaPesona.com – Salah satu wilayah yang masih bergulat dengan dampak bencana adalah Dusun Suka Maju (Benteng), Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Di dusun ini, banjir bandang justru membentuk aliran sungai baru yang sebelumnya tidak pernah ada.
Aliran air tersebut kini membelah pemukiman warga, menggerus bekas jalan dan halaman rumah yang dahulu menjadi akses utama aktivitas warga sehari-hari.
“Ini arus sungai yang baru. Dulu di sini nggak ada sungai, ini jalan mobil,” ujar salah satu warga dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @hasmaraffandy_11 pada Senin, 29 Desember 2025.
Sungai Dadakan Membelah Kampung
Dalam rekaman video tersebut, tampak warga berjalan menembus air setinggi lutut yang terus mengalir deras.
Aliran air tidak hanya melintasi jalan dusun, tetapi juga masuk ke dalam rumah-rumah warga.
Beberapa bangunan terlihat terancam ambruk akibat tanah yang terus tergerus arus.
Kondisi ini membuat warga hidup dalam kekhawatiran, terutama saat hujan kembali turun.
Mereka khawatir aliran sungai baru tersebut akan semakin melebar dan membawa material lumpur maupun kayu dari hulu, yang dapat memperparah kerusakan.
“Kalau hujan deras, airnya makin besar. Kami takut rumah ini bisa hanyut,” kata warga lainnya.
Baca Juga: Darurat Air Bersih, Warga Aceh Tamiang Bertahan 15 Hari Gunakan Air Hijau Bekas Pabrik Sawit
Harapan Akan Bantuan Tanggul Darurat
Warga Dusun Suka Maju kini berharap adanya bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait untuk membangun tanggul darurat guna mengendalikan aliran air.
Salah satu warga bernama Andi menyampaikan harapannya, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri.
Artikel Terkait
Berbekal Senter dan Alat Seadanya, Warga Pematang Durian Bersihkan Jembatan di Tengah Gelap
Setelah Terputus Banjir Bandang, Jalur Tenge Besi Kembali Dibuka untuk Distribusi Bantuan ke Takengon
Darurat Air Bersih, Warga Aceh Tamiang Bertahan 15 Hari Gunakan Air Hijau Bekas Pabrik Sawit
Usai Bantu Distribusi Cabai, Ferry Irwandi Beberkan Komoditas Unggulan Lain untuk Bangkitkan Ekonomi Sumatera