Pascabanjir Bandang, Warga Desa Sekumur Aceh Tamiang Gunakan Air Banjir untuk Kebutuhan Harian

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Rabu, 24 Desember 2025 | 11:14 WIB
Warga Desa Sekumur Aceh Tamiang terpaksa gunakan air banjir untuk memasak akibat krisis air bersih yang belum teratasi - WartaPesona.com (Detik Sumsel)
Warga Desa Sekumur Aceh Tamiang terpaksa gunakan air banjir untuk memasak akibat krisis air bersih yang belum teratasi - WartaPesona.com (Detik Sumsel)

Sejumlah warga mengungkapkan bahwa bantuan air bersih belum menjangkau seluruh titik pemukiman secara merata.

Akses jalan yang masih terendam serta kondisi geografis desa yang cukup terpencil menjadi kendala dalam distribusi bantuan.

“Kami tidak punya pilihan lain. Sumur sudah tidak bisa dipakai, air sungai juga kotor. Yang ada hanya air ini,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Keterangan yang menyertai video tersebut juga menegaskan bahwa apa yang dilakukan warga bukanlah pilihan, melainkan keharusan demi menyambung nyawa.

Air genangan banjir yang tersisa di sekitar rumah menjadi satu-satunya sumber air untuk kebutuhan dapur.

Baca Juga: Kisah Pesantren yang Jadi Benteng Alami di Tengah Terjangan Banjir Bandang Aceh Tamiang

Ancaman Kesehatan Mengintai

Penggunaan air banjir untuk memasak dan kebutuhan sehari-hari tentu menyimpan risiko kesehatan yang besar.

Air yang tercemar lumpur, bakteri, dan limbah berpotensi memicu berbagai penyakit, mulai dari diare, infeksi kulit, hingga penyakit saluran pencernaan lainnya.

Kondisi ini semakin mengkhawatirkan mengingat pascabanjir biasanya menjadi masa rawan penyebaran penyakit.

Minimnya fasilitas kesehatan di sekitar desa membuat warga semakin rentan.

Beberapa relawan yang sempat masuk ke wilayah tersebut menyebutkan bahwa kebutuhan mendesak warga saat ini adalah pasokan air bersih, obat-obatan, dan perlengkapan sanitasi.

Mereka berharap distribusi bantuan dapat segera diperluas agar menjangkau seluruh warga terdampak.

Baca Juga: Terinspirasi Film TIMUR, Raffi Ahmad Salurkan Keuntungan Tiket untuk Bantu Sumatera

Harapan Akan Bantuan dan Perhatian

Kisah dari Desa Sekumur menjadi pengingat bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada fase evakuasi semata.

Pemenuhan kebutuhan dasar, terutama air bersih, menjadi prioritas utama dalam masa pemulihan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

PWI Mengecam Pernyataan Hotman Paris Hutapea

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:45 WIB
X