Baca Juga: Sanur Jadi Pusat Promosi Wisata 3B, Kemenpar Dorong Sebaran Wisatawan ke Bali Utara dan Banyuwangi
Kampanye “Saatnya Liburan #DiIndonesiaAja,” keikutsertaan Indonesia dalam World Travel Market di London, serta rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) menjadi motor pendorong yang terus diperkuat.
Program Pemerintah
Dari sisi kebijakan, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah program strategis sebagai bagian dari Paket Ekonomi 8+4+5 yang juga menyentuh sektor pariwisata.
Di antaranya adalah insentif PPh 21 ditanggung oleh pemerintah bagi pekerja sektor pariwisata dengan pendapatan hingga Rp10 juta, serta program magang satu tahun dengan uang saku pemerintah yang melibatkan 39 perusahaan dan membuka 457 lowongan bagi lulusan baru di bidang pariwisata.
Menjelang masa liburan akhir tahun, pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon transportasi untuk mendorong peningkatan perjalanan wisata dalam negeri.
Program diskon ini mencakup potongan harga tiket pesawat, kereta, penyeberangan, hingga angkutan laut, dan berlaku mulai 17 hingga 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026.
Selain pertumbuhan kunjungan wisata, prestasi internasional sektor pariwisata Indonesia juga semakin kuat.
Dalam daftar MICHELIN Keys 2025, sebanyak 33 hotel Indonesia berhasil masuk dalam jajaran hotel terbaik dunia.
Dua hotel Indonesia bahkan berhasil menembus daftar The World’s 50 Best Hotels 2025, sementara Desa Potato Head di Bali sukses meraih Eco Hotel Award 2025.
Deretan pencapaian ini menjadi bukti bahwa kualitas industri perhotelan Indonesia terus meningkat dan semakin diakui dunia.
Kementerian Pariwisata juga terus memperkuat promosi gastronomi Indonesia melalui program Wonderful Indonesia Gourmet.
Salah satu kegiatannya adalah gastro-tour bersama jurnalis dan KOL internasional yang digelar di Jakarta dan Bali pada akhir September hingga awal Oktober lalu.
Hingga awal November, 89 event Karisma Event Nusantara telah terlaksana dengan dampak ekonomi yang sangat signifikan.
Lebih dari 10 juta pengunjung hadir, perputaran transaksi mencapai Rp815,39 miliar, dan ribuan UMKM serta pekerja seni mendapatkan manfaat langsung dari penyelenggaraan event-event tersebut.
Masih tersisa 12 event lagi hingga akhir tahun, dan pemerintah berharap angka-angka ini akan terus bertambah. Indonesia juga kembali mencatat prestasi di ranah desa wisata.
Artikel Terkait
Lebih 200.000 wisatawan kunjungi Destinasi Wisata di Kepulauan Seribu, Pulau Pari terfavorit
Suasana Hari Terakhir Museum Mini KRL Jalita: Antusiasme Pecinta Kereta Memenuhi Gerbong Bersejarah
Pemerintah Menyiapkan Strategi dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklim di Sektor Pariwisata.
Di Balik Kelezatan Nasi Padang: Cita Rasa, Filosofi, dan Cerita dari Ranah Minang.