“Beberapa gudang kita memang perlu perbaikan dan penambahan kapasitas. Pemerintah sudah merencanakan pembangunan sekitar 100 gudang baru di berbagai daerah,” jelasnya.
Pemerintah juga berencana menggandeng TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan gudang baru serta menghidupkan kembali lumbung pangan desa.
“Kita ingin setiap desa punya cadangan pangan agar lebih mandiri,” tegas Prasetyo.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi panen besar di akhir tahun serta memastikan cadangan beras nasional tetap aman menghadapi fluktuasi harga dan potensi krisis pangan global.
Andi Amran Sulaiman Resmi Rangkap Jabatan
Dalam Keppres Nomor 116/P Tahun 2025, Presiden Prabowo tidak hanya memberhentikan Arief Prasetyo dengan hormat, tetapi juga mengangkat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai Kepala Bapanas.
Baca Juga: Breaking: Pemerintah Siapkan Hapus Tunggakan KUR, UMKM Bisa Mulai dari Nol Lagi!
“Memberhentikan dengan hormat Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama menjabat,” bunyi Keppres tersebut.
Langkah ini diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor pangan, mengintegrasikan kebijakan produksi dan distribusi bahan pokok, serta mempercepat penanganan masalah pangan nasional.
Dengan posisi ganda tersebut, Andi Amran diharapkan dapat menyatukan kembali arah kebijakan pangan nasional di bawah komando langsung Kementerian Pertanian, sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia di tengah dinamika global.***
Artikel Terkait
Pesan Tegas Wamenpar Ni Luh Puspa di SEABEF 2025: Asia Tenggara Harus Bergerak Bersama!
Misteri Kematian Pendaki Gunung Gawalise: Ditemukan 200 Meter dari Puncak, Evakuasi Penuh Risiko
Dapur Alam Ina Kar: Rahasia Ajaib Warisan Leluhur Lembata yang Bisa ‘Memasak Tanpa Kompor’!
Kemenkeu Menegaskan Posisi Utang Indonesia Masih Aman dengan Rasio di Bawah 40 Persen PDB