Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pariwisata melalui Deputi Bidang Pengembangan Event, Festival Krisna-Saba diharapkan bisa terus berkembang menjadi event unggulan berskala nasional.
Tidak hanya sebagai ajang pertunjukan seni, tapi juga menjadi wadah promosi destinasi, pelestarian budaya, serta penggerak roda ekonomi lokal.
Festival ini pun menjadi bukti bahwa ketika budaya, pariwisata, dan ekonomi lokal berjalan selaras, maka lahirlah sebuah model pembangunan yang berakar kuat di masyarakat dan berdaya saing di tingkat global.***
Artikel Terkait
Kemenpar Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,25 Triliun Untuk Optimalkan Program Pariwisata Berkelas Dunia
Kolaborasi Menyambut Wisman 2025: Kemenpar Perkuat Tiga Pintu Masuk Utama Indonesia
Sinergi Global untuk Pariwisata Indonesia: Kemenpar dan Qatar Airways Perluas Jangkauan Promosi Internasional
Koperasi Merah Putih: Sinergi Strategis Kemenpar dan Kemenkop Bangkitkan Potensi Desa Wisata
Menata Ulang Wisata Edukasi: Kemenpar Susun Regulasi Demi Keamanan dan Nilai Pembelajaran
Kemenpar Intensifkan Evaluasi Geopark Kaldera Toba: Strategi Nasional Hadapi “Yellow Card” UNESCO
Kemenpar Hadir di Osaka World Expo 2025: Strategi Diplomasi Pariwisata Menuju Peningkatan Kunjungan Wisman Asia Timur
Kemenpar Perkuat SDM Gizi Nasional Lewat Pelatihan Dapur SPPI untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Kemenpar Tegaskan Kewajiban SOP Wisata Ekstrem Usai Insiden Tragis di Rinjani