Di titik ini, pengawasan berubah menjadi pelibatan, dan laporan menjadi wujud kasih pada sesama Muslim.
Haramain, Cermin Peradaban dan Pelayanan
Haramain tahun ini menjadi laboratorium peradaban yang merefleksikan semangat pelayanan umat, tertib sosial, dan kasih sayang lintas bangsa.
Semoga refleksi yang kami bawa dari Tanah Suci ini menjadi pondasi perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan haji di masa depan—bukan hanya dalam bentuk sistem dan fasilitas, tetapi juga dalam rasa tulus untuk melayani.
Indonesia, lewat Kementerian Agama, telah menapaki jalur transformasi pelayanan ibadah haji. Kini saatnya menjaga dan melanjutkan amanah ini dengan semangat ibadah, cinta Tanah Air, dan tanggung jawab kebangsaan.***
Artikel Terkait
Berkah Ramadan: Kemenag Salurkan Kurma Raja Salman ke Seluruh Indonesia
Mudik Gratis Kemenag 1446 H: Perjalanan Penuh Berkah Menuju Kampung Halaman
Menyatukan Langkah Menuju Baitullah: Manasik Haji Nasional Perdana Kemenag Libatkan 140 Ribu Jemaah Secara Daring
Kemenag Raih Rekor MURI dengan Bimbingan Manasik Haji Nasional, 140 Ribu Peserta Bersatu dalam Doa
Waspada! Kemenag Ingatkan Risiko Berat Jika Gunakan Visa Non Haji
Kemenag Gelar Orientasi Terintegrasi PPIH Arab Saudi 1446 H untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Jemaah Haji
Optimalisasi Tata Kelola Dam/Hadyu 2025: Langkah Kemenag Perkuat Akuntabilitas dan Manfaat Sosial Ibadah Haji
Inovasi Digital Al-Qur’an Kemenag Tembus 55 Juta Pengguna: LPMQ Siapkan Chat Qur’ani Berbasis AI
Jelang Armuzna, Menag Perintahkan Itjen Kemenag Tindak Cepat Ketidaksesuaian Layanan Haji
Irjen Kemenag Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Saat Pantau Langsung Kepulangan Jemaah Haji di Jeddah