WartaPesona.com- St. Petersburg, 19 Juni 2025 — Dalam momentum bersejarah memperingati 75 tahun hubungan diplomatik antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin menegaskan kesamaan prinsip dan visi dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Pertemuan resmi yang digelar di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, menjadi penanda penting bagi arah baru kemitraan strategis yang semakin kokoh dan konstruktif.
Dalam pernyataan pers bersama, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia dan Rusia berbagi pandangan yang serupa dalam berbagai isu internasional. “Kami menolak segala bentuk intervensi dan menghormati kedaulatan negara.
Baca Juga: Jakarta Mantapkan Posisi Global lewat Sukses Sarinah E-Prix 2025: Trofi Diserahkan Gubernur Pramono
Prinsip kami adalah penyelesaian damai atas konflik dan mengutamakan kerja sama daripada konfrontasi,” ungkap Presiden Prabowo.
Presiden Putin pun menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra penting yang selalu menunjukkan konsistensi dalam memperjuangkan perdamaian global.
Ia mencatat bahwa koordinasi antara kedua negara terus terjalin erat, baik melalui forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) maupun dalam berbagai platform multilateral lainnya.
Baca Juga: Pemprov DKI Hadirkan Keadilan Pangan Lewat Bazar Murah Sambut HUT ke-498 Jakarta
“Kita mencatat bahwa posisi Rusia dan Indonesia terhadap isu-isu global dan regional sangat serupa. Kami bersatu dalam upaya mendorong perdamaian di Asia Pasifik dan selalu mengedepankan prinsip non-intervensi serta kedaulatan negara,” ujar Presiden Putin.
Kedua kepala negara juga menyatakan komitmennya untuk memperluas kerja sama ekonomi, perdagangan, pertahanan, serta pertukaran budaya dan pendidikan.
Hubungan ini bukan hanya simbol dari sejarah panjang diplomasi kedua negara, tetapi juga landasan kuat untuk peran bersama dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih adil, stabil, dan bebas dari dominasi kekuatan tunggal.
Baca Juga: Pemprov DKI Hadirkan Keadilan Pangan Lewat Bazar Murah Sambut HUT ke-498 Jakarta
Memasuki dekade baru kerja sama, Indonesia dan Rusia semakin menguatkan posisi sebagai mitra strategis yang menjunjung tinggi perdamaian dunia, stabilitas kawasan, serta solidaritas antarnegara berdaulat.
Dengan semangat ini, kedua negara melangkah maju membangun dunia yang damai dan seimbang, demi generasi masa depan.***
Artikel Terkait
KTT ke-46 ASEAN Resmi Dibuka: Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Memperkuat Sentralitas Kawasan
Presiden Prabowo Dorong Keanggotaan Papua Nugini di ASEAN: Strategi Perkuat Ketahanan dan Pengaruh Kawasan
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen ASEAN pada Perdamaian Myanmar dan Stabilitas Kawasan di Sesi Retreat KTT ke-46
Memperkuat Kemitraan ASEAN: Presiden Prabowo dan PM Siphandone Bahas Perluasan Perdagangan dan Kerja Sama Strategis
Presiden Prabowo Tegaskan Sinergi Ekonomi ASEAN-GCC dan Komitmen pada Kesejahteraan Pekerja Migran
Presiden Prabowo Luncurkan Stimulus Ekonomi Rp24,44 Triliun untuk Perkuat Ketahanan dan Akselerasi Pertumbuhan Nasional
Presiden Prabowo Terbitkan Inpres Data Tunggal Nasional untuk Akurasi Penyaluran Bansos
Presiden Prabowo Cabut IUP Tambang di Raja Ampat: Langkah Tegas Lindungi Surga Alam Nusantara
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Singapura dalam Leaders’ Retreat Perdana
Hangatnya Diplomasi Rakyat: Presiden Prabowo Disambut Meriah oleh Diaspora Indonesia di St. Petersburg