WartaPesona.com- Jakarta, 28 April 2025 — Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menegaskan komitmennya untuk memperkuat industri fesyen nasional saat melakukan audiensi bersama Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) di Gedung Autograph Tower, Jakarta, Senin (28/4).
Pertemuan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk menjawab tantangan yang dihadapi fesyen Indonesia, mulai dari tekanan produk fast fashion impor hingga pentingnya persiapan matang menuju Indonesia Fashion Week (IFW) 2025, yang akan digelar pada 28 Mei–1 Juni mendatang.
Teuku Riefky menilai, memperkuat karakter desain khas Indonesia adalah kunci untuk memenangkan kompetisi global.
Baca Juga: Pestapora 2025: Meriahkan Musik, Gerakkan Ekonomi Kreatif, Ciptakan Lapangan Kerja
"Produk kita harus berbicara tentang Indonesia: dari bahan, teknik, hingga cerita budaya. Ini butuh kolaborasi lintas sektor dan keberanian untuk terus berinovasi," ujar Teuku Riefky.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Kemenparekraf akan mendorong integrasi pendekatan hexahelix — melibatkan pemerintah, komunitas kreatif, akademisi, swasta, media, dan investor — untuk memperkuat pengembangan fesyen berbasis kearifan lokal.
Kemenparekraf juga siap membantu menjembatani komunikasi dengan sponsor dan mendukung keterlibatan produk-produk daerah dalam IFW 2025.
Baca Juga: Indonesia Gencarkan Promosi di ATM Dubai 2025, Siap Rebut Hati Wisatawan Timur Tengah
Salah satu sektor yang menjadi sorotan khusus Menparekraf adalah industri alas kaki lokal seperti yang berkembang di Mojokerto.
Menurutnya, produk alas kaki Indonesia memiliki potensi besar untuk dipromosikan dalam ajang nasional dan global.
Sementara itu, Ketua Umum APPMI sekaligus Presiden IFW 2025, Poppy Dharsono, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi industri saat ini.
Baca Juga: Waspada! Kemenag Ingatkan Risiko Berat Jika Gunakan Visa Non Haji
Lebih dari 100 pabrik garmen lokal mengalami penutupan akibat serbuan produk fast fashion asing.
Artikel Terkait
Sandiaga Uno Resmikan Hari Ekonomi Kreatif Nasional: Memperingati Prestasi Sektor Ekraf Indonesia
Silaturahmi Pelaku Ekraf dengan Industri Pariwisata di Surakarta Oleh Kemenparekraf
Kemenparekraf dan 130 brand multi industri bertemu di WICF 2024, bahas potensi kerja sama pariwisata dan ekraf
Sumbang 41 persen PDB Ekraf, Bisnis Kuliner makin menjanjikan, begini 5 tips awal yang perlu diketahui
Dari Lokal ke Global: WIDURI Ekraf 2024 Mendorong Kreativitas Tanpa Batas, Ini Daftar 16 Peserta Penuh Potensi
Menguatkan Literasi Keuangan Syariah: Solusi Pembiayaan Bagi Pelaku Pariwisata dan Ekraf Gorontalo
Teuku Riefky Lanjutkan Estafet Ekonomi Kreatif, Siap Jadikan Ekraf Tulang Punggung Ekonomi Nasional
Khanduri Maulid Raya: Perpaduan Budaya dan Ekraf Aceh, Menguatkan Silaturahmi dan Ekonomi Kreatif
Kemenkop dan Kementerian Ekraf Jajaki Kerja Sama untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi
Menteri Ekraf Dorong Pembentukan Dinas Ekraf di Kepri untuk Akselerasi Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Sub-sektor Unggulan