“Saya membawa langsung Menteri Pertanian dalam kunjungan ini. Ini bukan kunjungan simbolis semata, tapi langkah nyata untuk membuka kolaborasi konkret,” ujar Presiden Prabowo.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik balik hubungan Indonesia–Yordania. Tak hanya dalam konteks kenegaraan, tetapi juga membangun koneksi antarmasyarakat yang lebih erat dan produktif.
Dari isu Palestina hingga ketahanan pangan, kedua negara kini berdiri bersama—berpijak pada persahabatan lama dan berjalan menuju masa depan yang lebih strategis dan kolaboratif.
Hubungan ini bukan hanya soal geopolitik, tetapi juga tentang nilai, solidaritas, dan tekad untuk membangun dunia yang lebih adil dan berdaya.***
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tegaskan Struktur Komisaris BUMN Perbankan Harus Lebih Ramping dan Profesional
Presiden Prabowo Serahkan Zakat ke BAZNAS: Wujud Komitmen untuk Pemberdayaan Umat
Presiden Prabowo: Zakat sebagai Kunci Pemerataan dan Pengentasan Kemiskinan
Presiden Prabowo Resmikan PP Perlindungan Anak: Perisai Digital untuk Generasi Masa Depan
Khidmat Idulfitri di Istiqlal: Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Bersama Ribuan Jemaah
Idulfitri 1446 H: Presiden Prabowo Ajak Bangsa Perkuat Persatuan dan Kepedulian
Nyepi sebagai Momen Refleksi dan Kedamaian: Pesan Presiden Prabowo untuk Indonesia
Lebaran di Istana: Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Rakyat
Silaturahmi Idulfitri 1446 H: Presiden Prabowo Gelar Griya, Pererat Kebersamaan Bangsa
Presiden Prabowo dan Emir Qatar Kukuhkan Jejak Baru: MoU Dialog Strategis RI–Qatar Resmi Ditandatangani