Presiden Prabowo di World Governments Summit 2025: Diplomasi untuk Dunia yang Lebih Damai

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Minggu, 16 Februari 2025 | 16:41 WIB
 Presiden Prabowo dalam acara World Governments Summit 2025. (Foto: setneg.go.id)
Presiden Prabowo dalam acara World Governments Summit 2025. (Foto: setneg.go.id)

WartaPesona.com- Jakarta, 13 Februari 2025 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat diplomasi global untuk menciptakan stabilitas dan perdamaian dunia.

Dalam pidatonya di World Governments Summit 2025, Prabowo menekankan bahwa dunia menghadapi tantangan besar, seperti konflik di Ukraina, Gaza, dan Kongo Timur, yang memerlukan solusi berbasis keadilan dan dialog.

"Dunia tidak bisa membiarkan siklus kekerasan terus berlanjut. Indonesia berdiri di garis depan dalam menyerukan perdamaian dan solusi yang adil bagi semua pihak," ujar Prabowo dalam pidato daringnya.

Baca Juga: Rahasia Jeruk Nipis: Bakar Lemak Lebih Cepat dengan Metabolisme Optimal

Indonesia sebagai Jembatan Diplomasi Dunia
Indonesia berkomitmen untuk menjadi jembatan antara negara-negara berkembang dan kekuatan global.

Melalui kerja sama dengan organisasi internasional seperti BRICS, OECD, CPTPP, dan Indo-Pacific Forum, Indonesia ingin membangun sistem global yang lebih inklusif dan stabil.

Selain itu, hubungan diplomasi yang seimbang dengan kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok menjadi prioritas utama.

Prabowo juga menegaskan dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara (two-state solution) dalam konflik Israel-Palestina.

Ia menyerukan tindakan nyata dari komunitas internasional untuk menghentikan siklus kekerasan yang terus berulang.

Kekuatan Domestik untuk Diplomasi Global
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa kekuatan diplomasi Indonesia di panggung dunia bergantung pada stabilitas domestik.

Pertumbuhan ekonomi, ketahanan sosial, dan kesejahteraan rakyat adalah faktor kunci yang akan memperkuat posisi Indonesia dalam peran globalnya.

"Untuk menjadi negara yang disegani di dunia, kita harus memastikan rakyat kita sejahtera, ekonomi kita kuat, dan stabilitas nasional kita terjaga," tegasnya.

Dengan pendekatan diplomasi aktif dan visi strategis, Indonesia siap menjadi pilar perdamaian dan stabilitas global, menjembatani kepentingan berbagai negara untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan damai.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X