“Produktivitas petani di hulu harus ditingkatkan, sementara di hilir perlu ada sinergi antara penggilingan padi, pengolahan gabah, hingga pemasaran. Peran Bulog sangat vital dalam ekosistem ini,” paparnya.
Selain itu, Perpadi juga berharap adanya dukungan kebijakan investasi untuk pengembangan penggilingan padi lokal. Langkah ini akan mencegah dominasi asing di sektor beras nasional.
Koperasi sebagai Pilar Pembangunan Berkelanjutan
Dengan 3.800 koperasi aktif di sektor pertanian, yang mencakup 162.492 anggota dan volume usaha sebesar Rp2,1 triliun pada tahun 2023, koperasi memiliki potensi besar untuk menopang swasembada pangan.
Wamenkop Ferry optimistis, “Dengan sinergi semua pihak, Indonesia tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan beras dalam negeri, tetapi juga membuka jalan menuju swasembada bahan pangan lainnya.”
Melalui transformasi koperasi ini, pemerintah berharap Indonesia menjadi negara yang lebih mandiri dan tangguh dalam sektor pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. Asta Cita swasembada pangan 2025 kini semakin mendekati kenyataan.***
Artikel Terkait
Menkop UKM Soroti Gaya Beli Anak Muda yang Suka Produk Lokal, Bisa Memajukan Perekonomian
Jadi syarat negara maju, Kemenkop UKM kejar target jumlah rasio wirausaha baru capai 3,95 persen hingga 2024
Mencari Sumber Modal untuk UMKM: Panduan Lengkap untuk Pemilik Usaha
Peran Strategis UMKM dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia
Memberdayakan UMKM: Kunci Menuju Ekonomi Indonesia yang Tangguh
UMKM Rajutan Baju: Memadukan Tradisi dan Inovasi untuk Mengembangkan Bisnis
UMKM Sepatu Indonesia: Menjaga Tradisi dan Berinovasi di Era Digital
Potensi ekonomi tahun 2025 di Yogyakarta, dari pariwisata, pertanian, dan UMKM akan jadi sektor unggulan
Bunda Indah Amperawati siap bangun Lumajang, salah satunya lewat UMKM hasil pertanian
Kolaborasi Strategis Kementerian Perdagangan dan ASENSI: Peningkatan Perdagangan Lisensi dan Waralaba untuk Kemajuan UMKM
Kolaborasi Kementerian Perdagangan dan Bukalapak: Dorong Transformasi Digital UMKM dan Promosi Produk Lokal
Dekranas Perkenalkan Pengurus Baru: Dina Budi Arie Fokus Kembangkan UMKM Indonesia