WartaPesona.com - Sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama global.
Dalam jurnal ilmiah berjudul "Indonesian Kids Don't Know How Stupid They Are" karya dari seorang peneliti Amerika, Elisabeth Pisani, merespons hasil test PISA anak-anak Indonesia tahun 2012 mendapatkan banyak tanggapan.
Sejumlah laporan dan tren sosial menunjukkan bahwa tantangan terbesar justru datang dari dalam yaitu rendahnya tingkat literasi dan kesadaran akan pentingnya keterampilan berpikir kritis dan inovasi.
Studi PISA (Programme for International Student Assessment) menempatkan Indonesia di posisi bawah dalam literasi membaca, matematika, dan sains.
Sayangnya, kesadaran masyarakat terhadap rendahnya kualitas pendidikan dan pengaruhnya terhadap masa depan sering kali tidak menjadi perhatian utama.
Rendahnya minat membaca adalah salah satu faktor utama yang memperparah kondisi ini.
UNESCO bahkan melaporkan bahwa tingkat membaca di Indonesia hanya 0,001 persen artinya hanya satu dari 1.000 orang yang memiliki minat baca tinggi.
Kecenderungan untuk mengonsumsi konten ringan, dangkal, receh dan sensasional di media sosial semakin memperburuk situasi.
Fenomena ini telah melahirkan istilah seperti brain rot, yang merujuk pada penurunan kualitas mental akibat paparan konten yang tidak menantang.
Banyak orang Indonesia yang belum menyadari dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis dan produktivitas jangka panjang.
Baca Juga: Brain Rot sebagai Ancaman di Era Digital yang Menggerogoti Kesehatan Mental Terutama Anak Muda
Namun, semua ini dapat diubah. Transformasi digital membuka peluang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan.
Pendidikan berbasis teknologi dan pengembangan literasi digital dapat menjadi solusi, asalkan ada kemauan untuk berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia.
Artikel Terkait
Ledakan di Mojokerto, Rumah Polisi Hancur, Akibatkan Korban pada Ibu dan Balita
Dekranas Perkenalkan Pengurus Baru: Dina Budi Arie Fokus Kembangkan UMKM Indonesia
Brain Rot sebagai Ancaman di Era Digital yang Menggerogoti Kesehatan Mental Terutama Anak Muda
Gejala Alergi Gandum dan Cara Mengatasinya: Kenali Tanda-Tanda dan Pengobatannya
Indonesia Diprediksi Kekurangan 18 juta tenaga kerja terampil pada 2030, Mengancam Pertumbuhan Ekonomi