IKM Menuju Era Industri 4.0: Transformasi Digital untuk Daya Saing Global

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Kamis, 21 November 2024 | 13:18 WIB
Peserta workshop INDI 4.0 di Gebyar IKMA 2024, langkah IKM menuju transformasi teknologi. (kemenperin.go.id)
Peserta workshop INDI 4.0 di Gebyar IKMA 2024, langkah IKM menuju transformasi teknologi. (kemenperin.go.id)

WartaPesona.com - Era digitalisasi menuntut seluruh sektor industri, termasuk Industri Kecil dan Menengah (IKM), untuk bertransformasi menuju teknologi Industri 4.0.

Baca Juga: Permenpora Nomor 14 Tahun 2024: Akhiri Dualisme, Wujudkan Kepengurusan Cabor yang Solid

Sebagai bagian dari peta jalan Making Indonesia 4.0, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong digitalisasi dan otomatisasi di sektor IKM melalui berbagai program strategis, seperti e-Smart IKM dan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) di Jakarta (18/11).

“Kami ingin membantu IKM mempercepat adopsi teknologi dari proses manajemen hingga pemasaran, sehingga daya saing mereka meningkat,” ujar Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita.

Melalui program e-Smart IKM, Kemenperin memberikan pelatihan literasi digital kepada pelaku IKM untuk memanfaatkan pemasaran daring.

Baca Juga: Tingkatkan Transparansi dan Prestasi: Wamenpora Tutup Bimtek Administrasi Olahragawan Elit Nasional

Program ini menggandeng berbagai marketplace, memberi peluang bagi IKM untuk memasarkan produknya secara lebih luas dan efisien.

Reni menyebut program ini sebagai bagian dari strategi besar Making Indonesia 4.0, dengan fokus pada pemberdayaan IKM dalam dunia digital.

Untuk mengukur kesiapan IKM dalam bertransformasi, Kemenperin mengembangkan INDI 4.0, indeks penilaian kesiapan adopsi teknologi dan digitalisasi.

Baca Juga: Apple Siap Investasi Rp1,58 Triliun di Indonesia: Kemenperin Dorong Komitmen TKDN untuk Ekosistem Digital Lokal

Hasil pengukuran pada Juli dan November 2024 menunjukkan rata-rata skor IKM masih di level 1,31 (kesiapan awal). Meski demikian, Kemenperin optimistis bahwa langkah-langkah strategis, seperti workshop transformasi digital dan pendampingan khusus, dapat meningkatkan kesiapan IKM menuju level lebih tinggi.

Sebagai bagian dari rangkaian acara Gebyar IKMA 2024, Kemenperin mengadakan Workshop Awareness dan Assessment INDI 4.0 di Jakarta pada 15-16 November 2024.

Workshop ini melibatkan 118 IKM dari berbagai sektor, termasuk finalis Indonesia Food Innovation (IFI), peserta Startup4industry, dan penerima penghargaan Upakarti. Peserta mendapat pelatihan transformasi digital, cara mengisi self-assessment INDI 4.0, dan pendampingan dalam mengidentifikasi tantangan serta strategi pengembangan.

Baca Juga: Strategi Kemenperin Pacu Daya Saing Industri: Perketat Impor dan Perkuat Hilirisasi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: kemenperin.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X