Visi Presiden Prabowo-Gibran dalam mendorong ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional juga sejalan dengan program KREASI ini.
“Kita ingin pesantren menjadi pusat pelatihan kreator digital yang mampu membawa perubahan bagi ekonomi daerah dan nasional,” tegas Menteri Riefky.
Peluncuran program di Dayah Mudi Mesra diapresiasi oleh Wakil Direktur Pondok Pesantren, Abah Sayed Mahyeddin.
Baca Juga: Pahlawan Mental Juara: Kemenpora Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Mental
“Kami berterima kasih atas dipilihnya Dayah Mudi Mesra sebagai tempat peluncuran KREASI. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas santri tanpa mengabaikan nilai-nilai keagamaan yang telah menjadi fondasi kuat pesantren,” ujar Abah Sayed.
Turut hadir dalam acara ini, Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi dan Radio Kemenparekraf, Iman Santosa. Direktur Pengembangan SDM Ekraf, Fahmi Akmal. PJ Bupati Bireuen, Jalaluddin. Kadis Dayah Aceh, Dr. Munawar A Djalil. serta tokoh-tokoh pesantren lainnya.
Peluncuran KREASI menandai langkah awal santri menuju dunia kreatif digital yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan ekonomi bangsa. ***(HA)
Artikel Terkait
Dorong Investasi Besar, Kemenparekraf Siapkan Sinergi Pusat dan Daerah
Upcycle Fashion Jadi Tren Baru, MenEkraf Teuku Riefky Dorong Ekonomi Kreatif Ramah Lingkungan di Aceh
Peragaan Busana Puspa Senandika: Mengangkat Wastra Indonesia ke Panggung Dunia, WamenEkraf Irene Umar Apresiasi Inovasi Fesyen
Khanduri Maulid Raya: Perpaduan Budaya dan Ekraf Aceh, Menguatkan Silaturahmi dan Ekonomi Kreatif
Desa Wisata Indonesia Raih Penghargaan Global: Jatiluwih Bali dan Wukisari Yogyakarta Masuk Daftar Desa Wisata Terbaik UN Tourism 2024