Tim tourism helpdesk Kemenparekraf sigap membantu wisatawan dengan transportasi menuju bandara dan pusat kota Kuta.
Setelah dibukanya kembali Bandara Komodo, beberapa penerbangan domestik telah berjalan normal.
Baca Juga: Pj Gubernur DKI Jakarta Ajak Tim P3DN Perkuat Penggunaan Produk Dalam Negeri
Pada Kamis (14/11/2024), beberapa maskapai seperti Batik Air dan Citilink mengoperasikan penerbangan dari Labuan Bajo menuju Denpasar dan Jakarta dengan ratusan penumpang. Aktivitas penerbangan di Bima juga kembali normal dengan kedatangan Wings Air dari Lombok.
Kemenparekraf bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya menyediakan bus wisata untuk memudahkan wisatawan menuju pusat kota dan bandara.
Di Bali, pelayanan serupa juga disiapkan dengan pengaturan transportasi yang rapi untuk memastikan wisatawan dapat melanjutkan perjalanan mereka dengan lancar.
Baca Juga: Mengasah Kreativitas Muda: CBI Dorong Pelaku Industri Kreatif Naik Kelas
Untuk jalur laut, kapal Sabuk Nusantara dan Leuser dijadwalkan berangkat dari Labuan Bajo menuju Bima dan Makassar pada Jumat malam (15/11/2024).
"Evakuasi akan terus kami pantau hingga seluruh wisatawan dapat kembali dengan aman," tambah Hariyanto.
Dengan berbagai langkah evakuasi dan pelayanan yang diberikan, Kemenparekraf menunjukkan komitmen dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan serta mengatasi dampak erupsi Gunung Lewotobi terhadap sektor pariwisata. ***(HA)
Artikel Terkait
Pembatalan Konser Dua Lipa Jadi Evaluasi: Kemenparekraf Dorong Promotor Tingkatkan Standar Keamanan Konser di Indonesia
Crisis Center Aktif di Labuan Bajo, Kemenparekraf Pastikan Keamanan Wisatawan Yang Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi di NTT
Kemenparekraf Gaet Wisatawan Asia Selatan Lewat Famtrip Eksklusif ke 5 Destinasi Indonesia
Tanggap Bencana Erupsi Lewotobi, Kemenparekraf Pastikan Evakuasi Wisatawan di Labuan Bajo Berjalan Lancar
Dorong Investasi Besar, Kemenparekraf Siapkan Sinergi Pusat dan Daerah