WartaPesona.com - Momen penuh kebersamaan terlihat ketika Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan yang baru dilantik, Sjafrie Sjamsoeddin, menaiki kendaraan Maung produksi PT Pindad bersama usai acara serah terima jabatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (22/10). Keduanya berangkat menuju Istana Negara dengan antusiasme masyarakat yang turut menyaksikan di sepanjang jalan.
Baca Juga: Aldi Satya Mahendra: Sang Garuda Muda yang Mencetak Sejarah di WorldSSP300
Acara serah terima jabatan tersebut diawali dengan rangkaian penghormatan kebesaran, diikuti penyerahan memorandum dari Prabowo kepada Sjafrie.
Sebagai simbol perpindahan tugas, Prabowo menyerahkan cendera mata kepada Sjafrie yang kini akan melanjutkan tanggung jawab besar sebagai Menteri Pertahanan di Kabinet Merah Putih.
Keakraban antara Prabowo dan Sjafrie bukan hal baru. Keduanya memiliki sejarah panjang dalam dunia militer, dimulai sejak mereka bersama-sama menempuh pendidikan di Akademi Militer pada tahun 1974, hingga bergabung di Korps Baret Merah Kopassus.
Baca Juga: Taufik Hidayat Resmi Dilantik Jadi Wamenpora: Tekad Tingkatkan Prestasi Olahraga Indonesia
Persahabatan mereka terjalin erat melalui berbagai operasi militer penting, salah satunya di Timor-Timur, yang semakin memperkuat hubungan profesional dan pribadi mereka.
Sjafrie, yang memiliki karier panjang di militer, pernah menjabat sebagai Asisten Teritorial Kepala Staf Umum TNI, Kapuspen TNI, dan Sekjen Kementerian Pertahanan.
Setelah pensiun pada tahun 2010, ia dipercaya menduduki berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Wakil Menteri Pertahanan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Asisten Menteri Pertahanan bidang Manajemen Pertahanan di bawah Prabowo.
Kepercayaan Prabowo terhadap Sjafrie tak tergoyahkan, dan hal ini terbukti ketika Prabowo menunjuk Sjafrie untuk melanjutkan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Serah terima jabatan tersebut menjadi simbol kelanjutan dedikasi mereka untuk memperkuat pertahanan Indonesia.
Saat menaiki kendaraan Maung, masyarakat yang berada di sekitar jalan menyapa Prabowo dengan sorak-sorai, memanggilnya "Pak Presiden!" Hal ini menunjukkan antusiasme dan kepercayaan rakyat terhadap sosok Prabowo dan Sjafrie, yang dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam membangun negeri.
Artikel Terkait
Pelantikan Presiden Prabowo: Momen Bersejarah untuk Diplomasi Indonesia di Panggung Global
Pembekalan Kabinet Merah Putih di Akmil: Prabowo Bentuk Karakter Tangguh Para Menteri
Pelatihan Akmil: Strategi Prabowo Bentuk Kepemimpinan Tangguh Kabinet Merah Putih
Kemah di Magelang: Strategi Prabowo Bentuk Kekompakan Kabinet Merah Putih
Pidato Pelantikan Prabowo: Simbol Ketegasan dan Optimisme yang Dinantikan Rakyat