Pembekalan Kabinet Merah Putih di Akmil: Prabowo Bentuk Karakter Tangguh Para Menteri

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Selasa, 22 Oktober 2024 | 12:41 WIB
Pengamat dari Institute for Security and Strategic Studies (ISSES), Khairul Fahmi. (Promedia)
Pengamat dari Institute for Security and Strategic Studies (ISSES), Khairul Fahmi. (Promedia)

WartaPesona.com - Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto, merencanakan pembekalan khusus bagi para menteri Kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 25-27 Oktober mendatang.

Baca Juga: Link Streaming! Champions League pekan ke 3, ini dia pertandingan yang patut dinantikan PSG menjamu PSV Real Madrid menemui Dortmund

Pengamat dari Institute for Security and Strategic Studies (ISSES), Khairul Fahmi, menilai langkah ini sebagai pendekatan inovatif yang berfokus pada kedisiplinan dan ketangguhan kepemimpinan.

Baca Juga: Malam sebelum Pelantikan Presiden ke-8 Indonesia mengunggah 3 Foto selfie dari berbagai sudut, tampak berbeda dengan masa Kampanye

"Pendekatan ini menunjukkan komitmen Prabowo terhadap kedisiplinan, ketangguhan, dan kepemimpinan yang responsif dalam pemerintahan," ungkap Fahmi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/10).

Menurutnya, pembekalan di lingkungan militer ini bertujuan untuk membentuk karakter kepemimpinan yang lebih kuat dan efektif dalam menghadapi berbagai tantangan selama lima tahun ke depan.

Baca Juga: Sejarah AFC hingga Orang dibalik AFC asal Bahrain Salman bin Ibrahim al Khalifa, Menolak surat Protes PSSI namun menerima Bahrain FA

Fahmi menegaskan bahwa pelatihan ini bukan untuk mengubah pemerintahan menjadi militeristik, melainkan untuk membekali para pejabat dengan keterampilan manajemen krisis dan kepemimpinan tangguh.

"Prabowo tidak berniat mengubah tatanan pemerintahan yang demokratis, tetapi menanamkan nilai-nilai kepemimpinan yang solid dalam menghadapi dinamika yang ada," tambahnya.

Baca Juga: Asosiasi Bahrain menggugat balik Indonesia ke FIFA setelah penyerangan warganet Indonesia, minta Leg 2 diselenggarakan di tempat Netral

Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat karakter dan disiplin para menteri, yang nantinya dapat diaplikasikan dalam konteks pemerintahan sipil.

Langkah ini diyakini akan membuat kabinet lebih solid dan responsif, serta meningkatkan efektivitas pemerintahan dalam mengatasi berbagai tantangan.

Baca Juga: ADWI 2024: Merayakan Inovasi dan Kreativitas Desa Wisata Indonesia

"Prabowo berupaya menciptakan pemerintahan yang lebih siap dan tangguh, sambil tetap menjaga nilai-nilai demokrasi yang menjadi dasar sistem pemerintahan Indonesia," tutup Fahmi. ***(HA)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X