WartaPesona.com - Pengamat politik Ujang Komaruddin memuji langkah cepat Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, yang langsung bergerak di hari pertama menjabat.
Baca Juga: Platform Digital dan Komite Bersatu: Dorong Jurnalisme Berkualitas di Era Digital
Setelah dilantik pada Minggu (20/10), Prabowo segera mengumumkan jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, menunjukkan tekadnya untuk segera bekerja demi kepentingan rakyat dan bangsa.
Baca Juga: Malang dan Ponorogo Diusulkan Menjadi Kota Kreatif Dunia : Mengusung Seni Media dan Reog ke UNESCO
Menurut Ujang, Prabowo ingin kabinetnya segera beroperasi tanpa membuang waktu.
"Pelantikan Presiden Prabowo hari ini langsung dimanfaatkan dengan tancap gas. Tidak ada waktu untuk beristirahat, langsung bekerja untuk rakyat dan bangsa," ungkap Ujang.
Hari pelantikan Prabowo terbilang sangat padat. Dimulai dari pelantikan di Gedung Nusantara, DPR/MPR/DPD RI, lalu dilanjutkan dengan upacara pisah sambut bersama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Istana Negara.
Baca Juga: Sanur Village Festival 2024: Sandiaga Uno Dorong Pariwisata Bali Lebih Berkelanjutan dan Berkualitas
Prabowo kemudian mengikuti jamuan makan malam bersama tamu negara sebelum akhirnya mengumumkan kabinetnya.
Ujang menilai langkah cepat Prabowo ini merupakan komitmen nyata untuk merealisasikan janji kampanyenya.
Baca Juga: Psikologi Positif : Apa yang Benar-Benar Membuat Seseorang Merasa Bahagia?
"Pak Prabowo gerak cepat untuk mewujudkan janji kampanye, dan ini perlu diapresiasi sebagai bukti komitmennya untuk mensejahterakan rakyat Indonesia," tutup Ujang. ***(HA)
Artikel Terkait
Prabowo Arahkan Calon Wamen Bersikap Ramah dan Komunikatif kepada Media
Prabowo Subianto Berikan Arahan Strategis untuk Calon Wamen: Memastikan Transisi Pemerintahan yang Mulus
Pidato Perdana Presiden Prabowo: Tegas Berantas Korupsi, Dorong Kepemimpinan Bersih untuk Indonesia Maju
Resmi Prabowo Jadi Presiden ke-8 RI, dibuka dengan Pidato 52 menit. Selamat tinggal Jokowi!
Prabowo-Gibran Resmi Terpilih Sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029: Babak Baru Politik Indonesia