Sejarah AFC hingga Orang dibalik AFC asal Bahrain Salman bin Ibrahim al Khalifa, Menolak surat Protes PSSI namun menerima Bahrain FA

photo author
Leonard Febrianto, Warta Pesona
- Senin, 21 Oktober 2024 | 23:11 WIB
Sumber Foto: YouTube Justinus Lhaksana. (YouTube/Justinus Lhaksana)
Sumber Foto: YouTube Justinus Lhaksana. (YouTube/Justinus Lhaksana)

WartaPesona.com – AFC Asosiasi Sepakbola Asia, menerima permintaan Bahrain untuk meninjau ulang laga yang akan di selenggarakan leg ke-2.

Baca Juga: ADWI 2024: Merayakan Inovasi dan Kreativitas Desa Wisata Indonesia

Sebelumnya Protes keras dari pihak PSSI atas kepemimpinan wasit Al Kaf asal Oman usai tambahan waktu tidak kunjung dihentikan, laga berhenti di saat gol penyama kedudukan dari Bahrain 2-2 untuk tuan rumah.

Baca Juga: Pelantikan Presiden Prabowo: Momen Bersejarah untuk Diplomasi Indonesia di Panggung Global

Perwakilan negara petinggi AFC

Negara – Negara Petinggi AFC Indonesia nyatanya tidak memiliki Perwakilan, dari investigasi pelatih Futsal Timnas Indonesia Justinus Lhaksana (Youtube Justinus Lhaksana):

Perwakilan :

  1. Bahrain (Ketua)               
  2. Lebanon  (Wakil), Iran  (Wakil), Bhutan (Wakil), Myanmar (Wakil), Mongolia (Wakil)
  3. Malaysia (Anggota), Filipina (Anggota), Laos (Anggota), Qatar (Sebelumnya ketua AFC telah di Pecat karena Korupsi terduga Mafia), Jepang (Anggota), Arab (Anggota)

Exco AFC

  1. Kuwait, Uni Emirat Arab, New Zealand, Thailand, Hongkong, Nepal, Maladewa, Uzbekistan, India  

Baca Juga: Tancap Gas di Hari Pertama: Prabowo Umumkan Kabinet Merah Putih

Sejarah AFC

AFC sendiri dibentuk pada 8 Mei 1954 di Mannila Filipina [12 Negara] Afganistan, Burma (Myanmar), Filipina, Hongkong, Indonesia, India Jepang Korea Selatan, Pakitan, Singapura, Taiwan, Vietnam Selatan.

Baca Juga: Jamuan Kenegaraan Pertama Prabowo: Sebuah Makan Malam Penuh Kehormatan dan Persahabatan

Tidak ada negara Arab yang terlibat dalam pendiriannya, dilansir dari Justinus Lhaksana : ada yang salah dengan Indonesia.

Perwakilan AFC tidak ada dari Indonesia sehingga sangat mengecilkan nilai Indonesia di Asia guna lobi lobi (langkah preventif dicurangi pihak AFC panitia penyelenggara sepakbola kawasan Asia). ***(LF)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: YouTube Justinus Lhaksana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

MotoGP Italia 2026: Marco Bezzecchi Juara

Senin, 1 Juni 2026 | 05:37 WIB

MotoGP Italia 2026: Marco Bezzecchi Meraih Pole

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:22 WIB

Crystal Palace Juarai Conference League

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:24 WIB
X