Selain terpilih sebagai Ketum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia juga ditetapkan sebagai Formatur Tunggal untuk menentukan komposisi kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar periode 2024-2029.
Baca Juga: Badan Gizi Nasional, lembaga baru pemerintah Presiden Jokowi urusi masalah gizi anak sekolah
Pemberian jabatan itu karena dia mendapatkan dukungan dari 50 persen plus 1 pemegang hak suara.
Sebagai informasi, jumlah pemilik hak suara, yakni Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I di 38 Provinsi, DPD II di 508 Kabupaten/Kota, Ormas Hasta Karya (Pendiri), Ormas yang didirikan, dan organisasi sayap partai.
Sebelum terpilih, Bahlil Lahadalia mengaku maju sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar karena ingin mengabdi.
Baca Juga: Gempa Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut tinggal menunggu waktu? Begini penjelasan BMKG
Bahlil Lahadalia juga mengklaim telah didukung oleh 469 orang dari total 558 pemilik suara pada Munas Golkar.
Menteri ESDM itu juga mengaku sejak setahun lalu sudah berminat menjadi Ketua Umum Partai Golkar. ***(KKO)
Artikel Terkait
Di Depan Mahasiswa Harvard, Menteri Bahlil Singgung Ketidakadilan Uni Eropa Gugat Hilirisasi Nikel
Sesuai Munas 2019, Golkar Sudah Umumkan Calon Presiden 2024: Airlangga Hartarto
Mengenang Desmond Junaidi Mahesa, tokoh Partai Gerindra Wakil Ketua Komisi III DPR RI
Juru bicara Anies Baswedan, Sudirman Said: Koalisi Perubahan Masih Buka Pintu untuk Partai Demokrat
Bahlil Lahadalia menemui warga pulau rempang, Bahlil mengatakan investasi bisa berikan lapangan kerja
PPP gelar konsolidasi pertengahan Oktober 2023, Sandiaga: Ganjar dan partai pendukung diundang
Alexandar Marwata, Wakil Ketua KPK Menduga Terdapat Aliran Dana dari Syahrul Yasin Limpo ke Partai Nasdem
Partai Golkar Tetap Solid: Satu Putaran untuk Prabowo-Gibran Meski Ada Putusan DKPP
Jokowi Dapat Tawaran Memimpin Partai Politik, Tapi Relawan Inginkan Dia Jadi Sekjen PBB: Apa Keputusannya?
Partai Golkar terbitkan 331 surat rekomendasi dukungan Bakal Paslon Kepala Daerah di Pilkada 2024
Fokusmaker SOKSI siap dukung Bahlil Lahadalia jadi Ketum Partai Golkar