WartaPesona.com - Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang akrab disapa Mbak Ita, menjadi tersangka kasus tindak pidana korupsi setelah penggeledahan yang dilakukan KPK, Rabu (16/7)2024) kemarin.
Menurut KPK, Mbak Ita Wali Kota Semarang ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi karena diduga melanggar pasal pemerasan, gratifikasi, dan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkot Semarang.
Kabar ditetapkannya Mbak Ita Wali Kota Semarang sebagai tersangka korupsi oleh KPK, ramai diberitakan media massa dan media sosial usai dilakukannya penggeledahan di kantor wali kota tersebut.
Namun, sejak penggeledahan itu berlangsung hingga kini keberadaan Mbak Ita masih belum diketahui. KPK pun telah mengeluarkan larangan bagi Mbak Ita untuk bepergian ke luar negeri.
Dikutip dari antaranews.com, KPK sejak tanggal 12 Juli 2024 telah mengeluarkan surat keputusan nomor 888 tentang larangan bepergian ke luar negeri.
Surat Keputusan larangan bepergian ke luar negeri itu ditujukan untuk empat orang. Dua orang dari penyelenggara negara, dan dua lainnya dari pihak swasta.
Kabar ditetapkannya Mbak Ita Wali Kota Semarang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi oleh KPK pada Rabu (17/7) cukup mengejutkan banyak pihak.
Pasalnya, sepekan sebelumnya pada Kamis (11/7/2024) Mbak Ita Wali Kota Semarang sempat menghadiri acara pembukaan Roadshow Bus KPK di Provinsi Jawa Tengah.
Mbak Ita juga sempat memberikan sambutan pembukaan acara Pembukaan Roadshow Bus KPK yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jawa Tengah, tersebut.
Dilansir dari laman semarangkota.go.id, dalam sambutannya itu Mbak Ita mengatakan bahwa pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab seluruh masyarakat.
Dia juga menekankan pentingnya penanaman habitus antikorupsi sejak dini di dalam keluarga.
Mbak Ita yang ternyata kini menjadi tersangka tindak pidana korupsi, pada sambutannya itu juga mengatakan bahwa rangkaian Roadshow Bus KPK di Kota Semarang bukan sekadar seremonial.
"Melainkan wujud komitmen bersama untuk mencegah korupsi dan meningkatkan pelayanan publik yang bersih dan berintegritas," kata Mbak Ita.
Kehadiran Mbak Ita pada acara Pembukaan Roadshow Bus KPK di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi saat terakhir Wali Kota Semarang itu tampak di hadapan publik.
Artikel Terkait
Menteri Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa Unissula Berinovasi untuk Mengangkat Sektor Ekonomi Kreatif di Semarang
Peran Sandiaga Uno dalam Memperbesar PPP: Kunjungan ke Ponpes Al-Itqon Bugen Semarang
Kota Semarang Jawa Tengah jadi pilot city Smart Water Cities Korea Selatan, sisihkan 24 kota dari 18 negara
Peringatan Hari Anak Nasional 2023 dipusatkan di Kota Semarang, 23 Juli, ribuan anak akan hadir ramaikan acara
Sandiaga Uno Mendukung Kota Lama Semarang Menuju Event Internasional
Prakiraan cuaca esok hari Jumat 13 Oktober 2023, Bandung dan Semarang hujan ringan
Merbabu Park Semarang, Dari Jam Buka, Harga Tiket, Hingga Daya Tarik, Berikut Ulasannya
Mau ke Semarang? Jangan lewatkan agenda wisata menarik di Rawa Pening, ada acara Larung Sedekah, unik!
69 Piagam Kejuaraan Marching Band milik calon peserta didik PPDB SMA SMK 2024 Semarang, dianulir