69 Piagam Kejuaraan Marching Band milik calon peserta didik PPDB SMA SMK 2024 Semarang, dianulir

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Sabtu, 13 Juli 2024 | 20:34 WIB
Sebanyak 69 piagam calon peserta didik PPDB SMA SMK 2024 di Semarang Jawa Tengah didapati menggunakan piagam kejuaraan marching band yang diragukan keabsahannya.  (semarangkota.go.id)
Sebanyak 69 piagam calon peserta didik PPDB SMA SMK 2024 di Semarang Jawa Tengah didapati menggunakan piagam kejuaraan marching band yang diragukan keabsahannya. (semarangkota.go.id)

WartaPesona.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menganulir Piagam Kejuaraan Marching Band untuk menambah nilai calon peserta didik baru PPDB SMA SMK 2024 Semarang dari jalur prestasi.

Hal tersebut karena Piagam Kejuaraan Marching Band yang digunakan oleh 69 calon peserta didik untuk mendaftar pada PPDB SMA SMK 2024 di Semarang Jawa Tengah melalui jalur prestasi diragukan keabsahannya.

Diketahui Piagam Kejuaraan Marching Band yang digunakan oleh 69 calon peserta didik PPDB SMA SMK 2024 Semarang Jawa Tengah itu berasal dari Kejuaraan Malaysia International Marching Band Virtual Championship 2022.

Penjabat Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol Nana Sudjana, menjelaskan keputusan menganulir piagam tersebut diambil setelah Tim Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Provinsi Jawa Tengah melakukan penelusuran dan penelitian.

Dengan dianulirnya piagam tersebut, maka 69 calon peserta didik PPDB SMA SMK 2024 Semarang Jawa Tengah tidak bisa menggunakannya sebagai penambah nilai untuk mendaftar dari jalur prestasi.

"Piagam penghargaan itu dianggap tidak ada nilainya karena diragukan keabsahannya," kata Nana Sudjana, dikutip dari laman jatengprov.id, Sabtu (13/7/2024).

Lebih jauh Nana Sudjana mengungkapkan, bahwa keputusan menganulir piagam Kejuaraan Marching Band dari Malaysia itu juga setelah adanya pembahasan melibatkan Tim PPDB, Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah, dan semua pihak terkait lainnya.

Namun demikian, calon peserta didik yang menggunakan piagam kejuaraan Malaysia International Marching Band Virtual Championship 2022, tetap bisa mengikuti PPDB jalur prestasi tanpa piagam tersebut sebagai penambah nilai.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Uswatun Hasanah, mengatakan 69 piagam.marching band itu digunakan untui mendaftar ke sejumlah sekolah negeri baik SMA maupun SMK.

Dari 69 orang yang menggunakannya, 65 di antaranya menggunakannya untuk mendaftar PPDB di SMA Negeri. Sedangkan 4 orang lainnya menggunakannya untuk mendaftar ke SMKN.

Dalam kesempatan yang sama, Uswatun Hasanah mengatakan, bahwa hingga 10 Juli 2024 tercatat sebanyak 221.782 calon peserta didik SMA SMK di Jawa Tengah telah diterima dalam PPDB online. ***(KKO)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X