WartaPesona.com - Kota Semarang Jawa Tengah menjadi pilot city program Smart Water Cities, menyisihkan 24 kota lain dari 18 negara.
Semarang Jawa Tengah menjadi kota pertama di luar Korea Selatan, yang menjadi bagian dari proyek Smart Water Cities tersebut.
Keikutsertaan Kota Semarang Jawa Tengah di program Smart Water Cities Project, merupakan komitmen dan keseriusan pemerintah kota setempat untuk mengembangkan tata kelola air bersih di perkotaan.
Baca Juga: Mengatasi obesitas dengan cara alami, buah dan tanaman herbal ini terbukti efektif
Tujuan utama project tersebut adalah mengenalkan Smart Water Management System, untuk memperbaiki sarana dan prasarana dari kondisi eksisting air baku dan kualitas manajemen air, serta efisiensi operasional dan pemeliharaan jaringan air minum.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang karib disapa Mbak Ita, mengatakan konsep dasar dari Smart Water Cities Project adalah sistem pendistribusian air, pelayanan pelanggan, penguatan sistem dasar (kualitas dan kuantitas).
Dan, pengelolaan tingkat kehilangan air melalui infrastruktur untuk NRW Management (pengadaan DMA, real time monitoring and control system, network analysis and condition assessment).
Baca Juga: Begini Posisi Duduk yang Benar bagi Pegawai Kantoran, Nomor 6 Sering Tidak Disadari
Sementara itu, Direktur Eksekutif IWRA Callum Clench mengaku terkesan dengan aplikasi mendetail dan ketelitian Kota Semarang dalam proses seleksi pilot city.
Menurut dia, hal tersebut menunjukkan kesiapan dan antusiasme Kota Semarang untuk bergabung dalam proyek tersebut.
Smart Water Cities Project merupakan program kolaborasi International Water Resources Association (IWRA), Korea Water Resources Corporation (K-water), dan Asia Water Council (AWC).
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu telah menandatangani Letter of Intent (LoI ) Smart Water Cities tersebut di Korea Selatan, pada Kamis (7/7/2023).
Baca Juga: Ragam kuliner khas Makassar Sulawesi Selatan, ada Coto, Konro, Pallubasa, semuanya unik
MBak Ita optimis, sistem suplai air bersih di Kota Semarang akan menjadi yang terbaik di Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa Smart Water Cities merupakan kesempatan emas untuk memperbaiki sistem suplai air bersih di Kota Semarang.
Basuki ingin, agar kota Semarang bisa memiliki sistem suplai air bersih yang lebih baik dari kota lainnya di Indonesia.
Dia juga berterima kasih kepada International Water Resources Association (IWRA), Korea Water Resources Corporation (K-water), dan Asia Water Council (AWC) yang telah memilih kota Semarang sebagai pilot project. ***(KKT)
Sumber: semarangkota.go.id
Artikel Terkait
Liburan Ke Semarang ? Yuk Berkunjung ke Desa Wisata Lerep
Lumpia, Nikmati Lezatnya Springroll Pecinan di Semarang
Sandiaga Uno Menparekraf Apresiasi Ponpes Fadhlul Fadhlan Semarang Kembangkan UMKM Ekraf
Menteri Parekraf Sandiaga Uno Angkat Potensi Wisata Halal Semarang Sebagai Pendorong Ekonomi Kreatif!
Kota Semarang Siap Jadi Pusat Fesyen! Menparekraf Apresiasi Subsektor Ekonomi Kreatif yang Jadi Andalan
Menteri Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa Unissula Berinovasi untuk Mengangkat Sektor Ekonomi Kreatif di Semarang
Peran Sandiaga Uno dalam Memperbesar PPP: Kunjungan ke Ponpes Al-Itqon Bugen Semarang