Sementara itu mengutip laman esdm.go.id, erupsi Gunung Ijen juga terjadi pada tahun 2011-2012. Gunung Ijen mengalami peningkatan aktivitas berupa kenaikan kegempaan dan suhu air danau.
Kemudian, tahun 2017 terjadi tiga kali semburan gas (CO2 outburst). Dan, tahun 2018 juga terjadi tiga kali semburan gas (CO2 outburst), yaitu pada tanggal 10 Januari 2018, 19 Februari 2018, dan 21 Maret 2018. Ini merupakan semburan gas yang cukup besar diikuti oleh kejadian aliran gas menyusuri lembah Sungai Banyupahit hingga mencapai jarak lebih dari 7 kilometer.
Adapun peningkatan aktivitas terakhir Gunung Ijen terjadi pada 17 Januari 2020, berupa kenaikan jumlah Gempa Vulkanik Dangkal. ***(KKO)
Artikel Terkait
Bunga Amarilis di Kabupaten Gunung Kidul, Mekar Sekali Dalam Setahun Selama 14 Hari
Artapela: Menyaksikan Keindahan Luhur di Puncak Gunung yang Terlupakan
Eksplorasi Budaya dan Alam: Keajaiban Candi Gunung Kawi Tampaksiring di Dekat Tegallalang
Puncak Nirwana Tidore: Menjejak Langit dari Gunung Kie Matubu yang Megah
Tarsius Kerdil: Primata Mungil yang Bangkit dari Kepunahan di Gunung Rorekatimbu
Eksplorasi Akhir Tahun yang Luar Biasa: Memandang Keindahan Matahari Terbit di Puncak Gunung Batur
Turun Gunung Saat Kampanye, SBY: In You, Bapak Prabowo, We Trust!
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru: Keajaiban Gunung Berapi di Jawa Timur
Yuk, wisata ke Gunung Kidul Yogyakarta, banyak pantai dengan wajah baru yang makin menawan
Status Gunung Ijen Jawa Timur naik dari Normal jadi Waspada, pendakian ditutup sementara!