Peringati Tsunami Aceh 2004, BMKG ungkap strategi bangun masyarakat tangguh bencana

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Kamis, 12 Oktober 2023 | 17:17 WIB
Aceh International Workshop and Expo on Sustainable Tsunami Disaster Recovery (AIWEST-DR 2023).  (UGM)
Aceh International Workshop and Expo on Sustainable Tsunami Disaster Recovery (AIWEST-DR 2023). (UGM)

WartaPesona.com - Untuk mengenang bencana Tsunami Aceh 2004, setiap tahun berbagai instansi terkait dan komunitas peduli bencana mengadakan acara peringatan.

Peringatan Tsunami Aceh 2004 dilakukan bukan untuk meratapi musibah yang sudah berlalu. Namun, untuk lebih membangun kesiapsiagaan bencana ke depannya.

Pada peringatan Tsunami Aceh 2004 tersebut, pada tahun ini juga kembali digelar sebuah simposium dan workshop expo bertaraf internasional.

Baca Juga: Manfaat hanjeli sebagai tanaman obat, bisa menyembuhkan penyakit ringan hingga berat

Workshop internasional terkait upaya pemulihan bencana Tsunami berkelanjutan atau AIWEST-DR 2023 itu digelar di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, belum lama ini.

AIWEST-DR merupakan ajang mempertemukan para akademisi, pemerintah, dan praktisi untuk berbagi pembelajaran dan kemajuan terkini, dalam pengurangan risiko bencana multibahaya.

Selain itu juga untuk menyediakan platform interdisipliner guna melanjutkan beasiswa dan praktik bencana.

Baca Juga: Ini kelebihan tanaman hanjeli sebagai bahan pangan, kaya gizi dan fungsional

Aceh International Workshop and Expo on Sustainable Tsunami Disaster Recovery (AIWEST-DR 2023) di UGM Yogyakarta tersebut digelar secara daring dan luring.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, hadir dalam acara AIWEST-DR 2023 tersebut secara daring.

Dalam saran pers dia mengatakan, bahwa pihaknya terus menggencarkan berbagai strategi untuk mewujudkan masyarakat yang adaptif dan tangguh terhadap ancaman bencana gempa bumi dan tsunami.

Baca Juga: Tanaman hanjeli pengganti beras bisa tumbuh di semua jenis lahan, tahan kekeringan

Strategi tersebut di antaranya dilakukan melalui Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami (SLG), serta Program Tsunami Ready Community di seluruh penjuru Indonesia.

Dwikorita menjelaskan, melalui SLG itu BMKG memberikan informasi mengenai potensi bahaya gempa bumi dan tsunami di daerah pelaksanaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X