Menteri LHK Siti Nurbaya tepis tudingan asap karhutla dari Indonesia sampai ke Malaysia

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Rabu, 4 Oktober 2023 | 16:17 WIB
Petugas berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan.  (Kemen LHK)
Petugas berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan. (Kemen LHK)

WartaPesona.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Siti Nurbaya menepis tudingan adanya asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sampai ke negara tetangga seperti Malaysia.

Menteri LHK Siti Nurbaya mengaku tahu ada tudingan asap karhutla di Indonesia sampai Malaysia dari berbagai pihak, termasuk pemberitaan media asing.

Menteri LHK Siti Nurbaya menegaskan, bahwa komplain Malaysia soal Indonesia jadi sumber asap di Malaysia itu tidak benar.

Baca Juga: Mengunjungi Museum Batik Pekalongan Jawa Tengah, pelestari batik bersertifikat UNESCO

Siti Nurbaya menyampaikan hal tersebut dalam siaran pers, sebagaimana dikutip dari situs ppidmenlhk, Rabu (4/10/2023).

Menteri LHK Siti Nurbaya mengungkapkan, berdasarkan laporan peta citra asap lintas batas diketahui tidak ada asap lintas batas atau menyeberang atau transboundary haze.

Diapun mengungkapkan, bahwa data perbandingan peta citra sebaran asap dari BMKG dan ASMC (The ASEAN Specialised Meteorological Centre) periode 28-30 September, bahkan hingga 3 Oktober 2023 tidak ada transboundary haze.

Baca Juga: Update BMKG, musim kemarau berakhir Oktober ini, hujan akan tiba awal November 2023

Berdasarkan pantauan ASMC, selama beberapa hari tersebut asap terpantau moderat hingga pekat di sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan.

Menteri LHK Siti Nurbaya mengakui, bahwa pada Minggu asap mulai pekat di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, namun terpantau tidak terjadi asap lintas batas.

Sekadar informasi, ASMC merupakan program kolaborasi regional antara National Meteorological Services (NMSs) negara-negara anggota ASEAN.

Baca Juga: Mengenal Kota Pekalongan, Kota Batik di Jawa Tengah yang punya sejarah besar

ASMC berada di bawah Layanan Meteorologi Singapura, National Environment Agency of Singapore.

Sementara itu data BMKG berdasarkan pantauan satelit Himawari, dan citra sebaran asap wilayah Indonesia pada tiga hari tersebut terdeteksi di sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X