Jawa Timur bagian selatan, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, Sulawesi tengah bagian utara Papua Barat bagian Selatan, dan Papua bagian barat.
BMKG memprakirakan bahwa puncak musim hujan 2023-2024 akan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2024, yang meliputi 385 zona musim atau berkisar sekitar 55 persen.
Wilayah tersebut yaitu Jambi bagian Barat, Sumatera Selatan bagian selatan, sebagian besar pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat.
Nusa Tenggara Timur, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Pulau Sulawesi bagian utara, sebagian Maluku Utara, Papua Barat bagian Selatan, dan Papua bagian barat.
BMKG mengimbau, dalam menghadapi musim hujan 2023-2024 agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. ***
Artikel Terkait
Siap Siaga Beberapa Wilayah Di Indonesia Diguyur Hujan Saat Malam Tahun Baru, Ini Kata BMKG
Kepala BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Jawa Tengah, Pasca Banjir Semarang
Peta Bahaya Gempabumi Cianjur Yang Dipicu Dari Patahan Cugenang, Ini Penjelasan BMKG
Gempa Terkini di Bandung: Getaran Kuat Dirasakan di Soreang dan Banjaran. BMKG Mengimbau Warga Tetap Tenang
Gempa Hari Ini di Mentawai Berkekuatan M 6,9, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Mengapa hujan masih turun di musim kemarau? Simak penjelasan BMKG berikut ini
Gempa Bumi Berkekuatan 4.3 Guncang Kuantan Singingi, BMKG Pekanbaru Siaga